November 28, 2022
Spread the love

Barcelona sekarat karena situasi keuangan yang kacau. Los Coles telah menyiapkan dua solusi untuk mengatasi masalah ini. tidak ada?

Presiden Barcelona Joan Laporta mengatakan klub berada di ambang kematian. Hal ini dikarenakan masalah keuangan yang dialami Blaugrana dalam beberapa tahun terakhir.

Utang Barcelona sebesar 1,45 miliar euro (21,8 triliun rupiah). Pendapatan klub-klub Catalan juga stagnan sejak awal 2020 akibat pandemi COVID-19.

Karena krisis keuangan, Barcelona telah mengambil beberapa langkah. Mulai dari pengurangan gaji pemain, pengurangan pengeluaran, hingga restrukturisasi utang.

Upaya tersebut jelas tak bisa menyelamatkan Barcelona dari krisis. Los Coles masih mengejar kredit ratusan juta euro, sehingga tidak bisa membayar gaji pemain.

Dalam situasi sulit ini, Barcelona telah menemukan alternatif. Ada dua jenis ‘leverage’ finansial yang akan dibayar Barcelona.

Kedua solusi tersebut termasuk menjual lisensi Barcelona dan Merchandise (BLM) dan mentransfer lebih dari 25% hak cipta televisi kepada investor. Kedua “leverage” keuangan tersebut diharapkan menghasilkan keuntungan sebesar 740 juta euro (11,5 triliun rupee).

Joan Laporta akan mempresentasikan solusi ini pada pertemuan 16 Juni. Ia berharap, para anggota Socios mau menyetujui usul tersebut. judi bola slot

Laporta mengatakan pada pertemuan Senat Barcelona, ​​seperti dilansir surat kabar Inggris Guardian, “Ini adalah solusi yang kami butuhkan untuk menghidupkan kembali situasi klub. Kamis depan kami akan meminta mereka untuk mengaktifkan serangkaian mekanisme untuk memperbaiki masalah.” situasinya lebih cepat dari yang diharapkan” Dem.

“Kita bisa melakukan investasi yang diperlukan untuk membuat tim kita lebih kompetitif. Jika mereka setuju, kita seperti pasien yang pindah dari ICU ke bangsal. Kemudian pemulihan terjadi dan kita bisa meninggalkan rumah sakit,’” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *