Oktober 5, 2022
Spread the love

Jawa Barat memiliki sederet kota wisata yang kaya akan potensi alam dan budaya. Salah satunya adalah Desa Wisata Cisaat yang terletak di Kabupaten Subang, Kabupaten Ciater.

Dikutip dari Jaringan Desa Wisata (Jadesta) Kemenparekraf, Senin 30 Mei 2022 Desa wisata ini berada di ketinggian 700 m di atas permukaan laut dan memiliki luas 699,57 hektar. Terdiri dari 4 desa kecil, Desa Wisata Cisaat memiliki batas administrasi dan berada di sebelah utara desa Curugrendeng, sebelah timur desa Palasari, sebelah selatan desa Ciater dan sebelah barat desa Cicadas.  slot asia

Baca juga

Kawasan selatan Kabupaten Subang merupakan salah satu kawasan wisata, sehingga desa Cisaat sudah beroperasi bahkan di tempat wisata terkenal. Salah satu tujuan populer adalah pemandian air panas Sari Atyr, Castelo, dll.

Kota wisata ini mengembangkan wisata edukasi dan budaya berbasis kearifan lokal. Kami mengelompokkan atraksi dengan menggabungkan unsur kegiatan wisata dengan konten pendidikan, dengan tujuan utama menciptakan pengalaman pendidikan yang berhubungan langsung dengan kegiatan yang dikunjungi.

Ada tiga jenis wisata di Desa Wisata Kisat yaitu wisata alam, wisata sintetis, dan wisata budaya. Desa ini untuk wisata pertanian berupa kebun nanas yang serasa sedang memetik buah sendiri.

Masih ada wisata alam dimana anda bisa menikmati pedesaan yang megah dan asri, wisata kebun teh, wisata menanam padi dan masih banyak wisata alam lainnya. Sedangkan di Desa Sijat yang memungkinkan adanya wisata buatan, kolam renang akan mati pada musim semi.

Ada juga tempat selfie di Cilampeneng Cor, jalan raya yang dibangun menggunakan coran. Sepanjang jalan, dengan latar belakang keindahan ruang perkebunan teh, terdapat mural yang menghadirkan keindahan bagi pecinta fotografi.

Diikuti oleh lapangan sepak bola yang digunakan oleh pesepakbola Prancis Zinedine Zidane pada Juli 2007. Maka, stadion sepak bola itu diabadikan dengan nama Stadion Sepak Bola Zinedine Zidane.

Zeidan Village adalah proyek percontohan program industri susu perusahaan makanan dan minuman Prancis Danone untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas susu segar. Cisaat dipilih karena peternakan desa ini merupakan salah satu wilayah utama Kabupaten Subang yang merupakan salah satu sentra penghasil susu murni.

Desa Sisat tetap memiliki keragaman budaya dengan ciri khas tersendiri seperti religi, seni tradisional dan kuliner. Kota ini masih memiliki situs bersejarah yang dikelola.

Kegiatan budaya masih dilakukan secara rutin. Misalnya, tradisi Barbare Hazat dirayakan di balai kota setiap tiga bulan. Sementara itu, perayaan Maulid Nabi tahunan dirayakan dengan ziarah bersama ke reruntuhan Makam Suci di desa Kisat dan Rotan Bumi.

Desa Wisata Sejat juga memiliki kesenian tradisional seperti Seni Jinming, seni tradisional yang menggunakan Jinjing sebagai alat utamanya. Selama pertunjukan, Gembyung selalu memainkan musik yang sangat tradisional, dan musik yang dia nyanyikan mengandung unsur yang sangat sakral. Lagu atau lirik seni gemyung dibuat dari sholawatan yang liriknya berbahasa sunda kuno.

Kesenian selanjutnya adalah Singa Depok, atau arca arca berbentuk singa yang biasa disebut Sisingaan oleh orang Sunda, lambang Belanda dan Inggris. Singa depok merupakan perwakilan kesenian tradisional Kabupaten Subang, dan Desa Sisat merupakan salah satu daerah yang masih melestarikan kesenian tradisional Sissat.

Desa Cisaat juga memiliki sanggar tari Jaipong dengan instruktur berpengalaman. Desa ini juga telah melahirkan talenta-talenta nasional dan internasional yang luar biasa, membawakan kesenian tradisional khas Desa Wisata Sizat.

Desa Wisata Cisaat juga menawarkan makanan tradisional seperti Papais Cisaat. Pepaya adalah jajanan manis yang dibuat dengan mencampurkan tepung beras dan gula aren dan dibungkus dengan daun banban.

Ini adalah manisan yang diturunkan secara turun temurun dari nenek moyang Desa Kisat. Keunikan kuliner papais Cisaat berbeda dengan daerah lain karena tidak diperdagangkan secara komersial. Papais Cisaat disiapkan berdasarkan permintaan atau untuk acara-acara tertentu yang diadakan di Desa Cisaat.

Wisatawan yang ingin belajar cara membuat Papais Cisaat bisa mengikuti kursus memasak singkat mulai dari Rp 250.000. Selama tur pendidikan ini, Anda akan menjelaskan sejarah Paus kepada wisatawan dan berlatih membuat dan menyajikan materi yang diperlukan. Setelah selesai, wisatawan bisa membawa pulang bayi tersebut sebagai oleh-oleh.

Desa Cilimus, makanan khas Desa Cisaat adalah Abon Jantung Pisang Cisaat. Di tangan kreatif penduduk setempat, jantung pisang yang sering diabaikan ternyata memiliki nilai jual yang tinggi. Inti pisang diolah menjadi potongan pisang yang lezat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.