Oktober 7, 2022
Spread the love

Ini merupakan metode untuk mengecek status penerima bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) tahap 2 (ban-source) yang dibayarkan pada Juni 2022.

Bantuan sosial ini disalurkan kepada penerima manfaat melalui Himpunan Perbankan Nasional (Himbara) dan langsung disalurkan melalui ATM atau E-warong terdekat. link bola online

Dukungan PKH akan dihentikan secara bertahap untuk tiga penerapan (triwulanan):

Tahap 1 (Januari, Februari, Maret);

tahap kedua (April, Mei, Juni);

tahap ketiga (Juli, Agustus, September);

Tahap keempat (Oktober, November, Desember).

Kriteria Rumah Tangga Penerima PKH (KPM)

Bahan Sehat:

Kategori wanita hamil, sampai dengan 2 kehamilan;

Kategori bayi, usia 0-6 tahun, maksimal 2 anak.

Komponen Pelatihan:

kategori sederajat SD atau MI, anak usia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun;

Anak-anak berusia antara 6 dan 21 tahun yang belum menyelesaikan sekolah menengah atau sederajat, wajib belajar 12 tahun;

Anak usia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun kategori SMA atau sederajat.

Komponen Kesejahteraan Sosial:

Kategori Senior di atas 70 tahun, maksimal satu keluarga

Berada dalam keluarga penyandang disabilitas fisik dan penyandang disabilitas mental, sampai dengan satu orang dengan kategori disabilitas.

Besaran bantuan sosial PKH yang diberikan adalah sebagai berikut:

1 – Wanita hamil/melahirkan – menerima Rs 3,000.00 per tahun.

2. Bayi usia 0-6 tahun menerima Rp 3.000.000,00 per tahun.

3. Anak SD/sederajat Rp. Anda mendapatkan 900.000,00.

4- Anak-anak pra-sekolah/sederajat Rs per tahun. Anda akan menerima 1.500.000.00.

5. Anak-anak di sekolah menengah/pendidikan sederajat menerima Rs 2.000.000.000 per tahun.

6- Penyandang disabilitas berat menerima 2.4000.000.00 rupee per tahun.

7. Lansia menerima Rp 2.400.000 per tahun.

Bagaimana mengidentifikasi penerima bantuan sosial PKH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.