Oktober 4, 2022
Spread the love

(29/5/2022) Minggu dini hari WIB Kiper Real Madrid Thibaut Courtois tampil luar biasa saat menghadapi Liverpool di final Liga Champions di Stade de France. Pemain Belgia itu melakukan banyak penyelamatan penting.

Winger Liverpool Mohamed Salah menjadi pemain pertama yang menjajal Thibaut Courtois di laga itu. Kemudian Sadio Mane melepaskan tembakan yang bisa diselamatkan oleh pemain berusia 30 tahun. judi bola 88s

Setelah itu, umpan silang Tren Alexander-Arnold dari mantan kiper Chelsea disundul oleh Salah. Sebelum turun minum, Real Madrid mencetak gol lewat Karim Benzema. Namun, ia kemudian ditolak wasit setelah meminta bantuan VAR dan menyatakan striker Prancis itu dalam posisi offside.

Real Madrid akhirnya mencetak gol pada menit ke-59 saat Vinicius Jr menuntaskan umpan silang Federico Valverde. Manajer Liverpool, yang mencetak gol, merespons dengan beberapa perubahan.

Diogo Jota digantikan oleh Luis Diaz. Selanjutnya, ia memerankan Nabi Keita dan Roberto Firmino. Namun, Liverpool tidak berhasil menyamakan kedudukan.

Bahkan, Courtois kembali melakukan penyelamatan dengan memblok tembakan Salah dengan tangan kanannya di penghujung pertandingan. Ia pun memastikan Real Madrid memimpin hingga akhir pertandingan.

Alhasil, Real Madrid menjadi juara Liga Champions untuk ke-14 kalinya. Atas pencapaiannya ini, maestro Spanyol itu meraih penghargaan terbanyak di kompetisi elit Eropa.

Penjaga gawang Real Madrid Thibaut Courtois, yang membuat para pemain Liverpool frustrasi, mendapat sambutan hangat di Twitter setelah final Liga Champions. Berikut pujian dari Sportskeeda:

Pemilik akun Herculezg berkata: “Benzema adalah kisah Liga Champions, tetapi pemain sebenarnya mungkin adalah Thibaut Courtois. #UCL. Gila Gan. Dia penjaga gawang terbaik di dunia saat ini.”

Akun Okonga mentweet “Thibaut Courtois, pewaris penuh Iker Casillas”. @aliali574 berkata, “Jika Thibaut Courtois tidak memenangkan Ballon d’Or, dia akan dipermalukan. Tidak ada pemain lain yang berdampak pada permainan sebanyak dia.”

“Saya tidak percaya saya telah menunggu #LIVRMA ini sepanjang minggu. Saya mengharapkan begitu banyak gol, atau setidaknya film yang menarik. Tidak ada yang menarik dalam game ini,'” tulis akun @themadrumbler.

Carlo Ancelotti membuat sejarah selain memberinya juara Real Madrid. Juru taktik asal Italia itu kini menjadi manajer pertama yang memenangkan Liga Champions empat kali.

Ancelotti memimpin Milan meraih gelar Liga Champions pada 2002-03 dan 2006-2007. Pria 62 tahun itu kemudian memenangkan trofi Liga Champions 2013-14 dalam pertandingan pertamanya melawan Real Madrid, mengalahkan Atlético Madrid 4-1 di final.

Delapan tahun kemudian, Ancelotti kembali membawa Real Madrid meraih gelar bergengsi. Jelang final, Ancelotti meraih tiga gelar Liga Champions bersama Bob Paisley dan pelatih Zinedine Zidane.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.