Oktober 4, 2022
Spread the love

Mantan pebasket Shaquille O’Neal memberikan pendapatnya tentang pro dalam sebuah pertandingan esports. Seorang legenda NBA mengatakan mereka harus diakui sebagai atlet.

Meski sudah populer, banyak yang masih mengatakan bahwa pertandingan esports berbeda dengan olahraga tradisional, termasuk gamer amatir. link bola

“Saya salut dan bangga dengan Anda,” kata Shaq kepada Dot Esports, Selasa (31 Mei 2022). Menurutnya, atlet bisa “berbeda makna”, namun sebagian besar adalah soal pola pikir.

Shaq mencontohkan saat mengikuti acara bertajuk Shaq Vs. Di sini, bintang NBA ditantang oleh banyak atlet dan tokoh terkenal di bidang olahraga selain bola basket.

Menurutnya, menggarap serial itu adalah pekerjaan terberat yang pernah dia lakukan. Jadi bagi Shaq, menjadi seorang atlet bukan hanya soal fisik, tapi juga tentang pola pikir yang benar.

“15% dari permainan adalah fisik dan sisanya adalah mental,” kata Shaq. Bigetron Red Aliens (BTR RA) juga memberikan beberapa nasihat kepada anak muda yang ingin terjun ke dunia ini.

Made Bagas Pramudita yang lebih akrab disapa Zuxxy mengatakan, saran pertama anak muda untuk terjun ke dunia esports adalah mencari pengalaman terlebih dahulu.

“Pertama pasti. Kedua, cari pengalaman sebanyak-banyaknya,” kata Zuxxy dalam konferensi pers Oppo Reno7 Series 5G Fun Match with Bigetron yang digelar di Oppo Karawaci Store Tangerang, Sabtu (21 Mei 2022).

Zuxxy mengatakan Anda bisa memulai dengan turnamen esports kecil, seperti pertandingan di kedai kopi atau turnamen lokal.

Sementara itu, Angie Marcheria, brand ambassador BTR, mengatakan bahwa menjadi seorang profesional saja tidak membuat Anda mahir dalam bermain.

Engi mengatakan pada saat yang sama, “Bermain yang baik membutuhkan mengasah mental dan mental. Saya pikir untuk menjadi seorang profesional, Anda harus dapat menerima kegagalan dan jatuh.”

Ia melanjutkan, “Karena pola pikir juga mempengaruhi cara Anda bermain. Anda harus menyadari nanti jika Anda tidak bermain dengan baik, itu bagian dari pembelajaran Anda. Bahkan pemain profesional yang memenangkan kejuaraan dunia akan bermain buruk. .”

Sementara itu, Liona Lee Putri yang akrab disapa BTR Lea mengatakan, gadget juga penting bagi siapa saja yang ingin menjadi pro dalam esports.

Seperti Angie, Leah menekankan pentingnya memiliki ‘champion mind’ untuk menjadi pemain profesional.

Menurutnya, ini penting saat bertemu lawan yang lebih baik dan lebih besar.

Kemudian, menurut Leah, Anda perlu memiliki keterampilan individu dan tim serta kepercayaan diri.

Leander Deusfiel Sorognan yang juga dijuluki BTR Liquid ini menambahkan, Anda juga harus memiliki niat untuk menjadi pemain profesional.

“Anda harus bermain lebih sering. Masalahnya, semakin banyak Anda bermain, semakin banyak pengalaman, semakin banyak Anda belajar,” kata Liquid. Ia pun mengaku mulai terjun ke dunia esports dengan mengikuti beberapa pertandingan kecil.

(duo/ysl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.