Oktober 5, 2022
Spread the love

PPDB DKI Jakarta Tingkat SMA-SMK (Penerimaan Siswa Baru) dimulai hari ini, 30 Mei 2022. Oleh karena itu, calon peserta DIdik kini dapat mengajukan akun CPBD.

“Pengajuan Akun SMA (Prestasi, Konfirmasi & Breakout), SMK (Prestasi & Konfirmasi) sudah dimulai!” Dikutip dari unggahan terbaru akun @officialppdbdki pada Senin (30/5/2022). Untuk membawa PPDB Anda online, Anda perlu mempertimbangkan beberapa persyaratan. slot online gacor

Pertama, usia maksimal CPBD per 1 Juli 2022 adalah 21 tahun, yaitu usia tamat SMP/sederajat. Setelah itu, calon pendaftar juga akan didaftarkan di KK yang dikeluarkan Disdukcapil DKI Jakarta paling lambat 1 Juni 2021.

Sementara itu, simak langkah-langkah berikut untuk mempelajari langkah-langkah pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022. Warga dan CPDB sekolah DKI Jakarta dapat segera mengaktifkan PIN/tokennya.

1. Pendaftaran/Pengajuan Akun

2. Aktivasi PIN/Kode

3. Pilih sekolah tujuanmu

4. Laporan diri online

Untuk tabel PPDB tingkat SMA dan SMK, dapat disimak informasi berikut ini:

SMA

Kinerja dan verifikasi

Divisi

cuti berbayar

SMK

Kinerja dan verifikasi

cuti berbayar

Penerimaan Siswa Baru (PPDB) DKI Jakarta 2022 telah diluncurkan untuk tingkat SD, Intermediate, dan Secondary. Saat ini PPDB sudah dibuka untuk pra-registrasi SMP dan SMA dan siswa sedang dalam tahap pengajuan akun.

Proses pendaftaran dilakukan secara online, mengutip informasi dari website PPDB Jakarta 2022. Jalur yang dibuka untuk PPDB kali ini adalah Jalur Prestasi, Afirmasi, Zonasi, Pindah Tugas Orang Tua (PTO) dan jalur khusus PPDB Bersama untuk SMA dan SMK.

Untuk informasi selengkapnya mengenai jadwal PPDB Jakarta 2022, lihat informasi lengkapnya di bawah ini.

SD

Segmentasi dan verifikasi

cuti berbayar

anak sekolah menengah

Kinerja dan verifikasi

Divisi

cuti berbayar

SMA

Kinerja dan verifikasi

Divisi

cuti berbayar

SMK

Kinerja dan verifikasi

cuti berbayar

Sementara itu, Dekan Sekolah Persiapan (Sekmen) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Tri Aji Nugroho membenarkan penerimaan mahasiswa baru (PPDB). Sekolah-sekolah di Surabaya telah dibuka secara online.

Dia menegaskan bahwa janji untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah umum tidak benar. Ini disebut penipuan.

Ia mengatakan Jumat (17/9/2021) ”Prinsip penggunaan PPDB online adalah masyarakat tidak bisa lagi jual beli kursi sekolah’” ujarnya.

Aji mengatakan ketika ada informasi media bahwa ada oknum yang jual beli kursi di sekolah-sekolah di Surabaya, mereka membenarkan hal itu tidak benar. Bahkan, pihaknya mengaku sedang menyelidiki pihak sekolah untuk memverifikasi informasi tersebut.

“Saya sudah cek ke sekolah, tapi saya tidak menemukan inisial orang yang disebutkan di berita. Jadi jual beli kursi sekolah belum terbukti,” katanya.

Apalagi, kata Eiji saat kembali ke sekolah, inisial orang yang disebutkan dalam berita itu juga hilang. Artinya lembaga pendidikan tersebut tidak memiliki inisial dalam namanya. Seorang guru, anggota staf, atau anggota staf sekolah.

“Karena dia tidak memiliki inisial pribadi. Saya tidak tahu siapa medianya. Yang pasti dia bukan orang pertama di sekolah itu,” katanya.

Meski Dispendic tidak menerima laporan tersebut, Age membenarkan bahwa pihaknya langsung mengecek ke institusi pendidikan terkait.

Dia mengatakan, “Tidak ada laporan. Namun, ada informasi di media, sehingga dari penyelidikan, ternyata tidak ada inisial.”

Age juga menjelaskan bahwa sistem secara otomatis menutup registry ketika tabel PPDB ditutup. Selain itu, pihaknya juga mencocokkan daftar calon siswa yang masuk ke sistem dengan pendataan yang dilakukan sekolah.

“Jadi setelah pendaftaran ditutup, kita bandingkan dengan pendataan yang dilakukan [sekolah] dengan PPDB. Apakah ada orang baru (calon siswa) di luar sana?” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.