September 30, 2022
Spread the love

Real Madrid berhasil menjadi juara Liga Champions UEFA 2021/2022. Hasil tersebut dimenangi Karim Benzema dan rekan-rekan setimnya melawan Liverpool 1-0 di final di Stade de France pada Minggu 29 Mei 2022 (29 Mei 2022).

Di tengah gegap gempita kemenangan Los Blancos, manajer Real Madrid Carlo Ancelotti menyempatkan diri mengomentari performa Liverpool. Menurutnya, The Reds merupakan tim yang relatif mudah untuk melewati fase knockout Liga Champions musim ini. slot jackpot

Penilaian ini tak lepas dari formasi 4-3-3 Liverpool dengan lini pertahanan yang tinggi dan tekanan yang tak kenal kompromi. Peringkat Ancelotti, ini justru membuat permainan mereka lebih mudah dibaca.

“Orang-orang biasa mengatakan nasib buruk Paris Saint-Germain, nasib buruk Chelsea, dan nasib buruk Manchester City,” kata Ancelotti pada konferensi pers pasca-pertandingan.

 Mereka memiliki identitas yang sangat jelas sehingga kami bisa mempersiapkan jalannya. Kami tahu strategi yang harus diikuti. Jangan tinggalkan ruang bagi pertahanan untuk menyerang.”

Liverpool tampak menekan mereka sejak awal. Pasukan Jurgen Klopp punya banyak peluang emas. Sayangnya, tak satu pun dari peluang tersebut berubah menjadi gol.

Di sisi lain, kiper Los Blancos Thibaut Courtois melakukan pekerjaan dengan baik. Dia mampu menyelamatkan bola untuk mencegah The Reds mencetak gol di pertandingan melawan Real Madrid. Tak heran jika kiper tersebut dinobatkan sebagai Man of the Match untuk pertandingan tersebut.

Carlo Ancelotti yakin timnya pantas menjadi juara Liga Champions musim ini. Terlepas dari penilaian berbagai pihak, dominasi Real Madrid atas raksasa di babak kualifikasi menjadi bukti kualitas Los Blancos.

Kemenangan Los Blancos di final di Stade de France menjadikan Real Madrid gelar resmi Tahun Besar 14.

Prestasi ini juga membuat sejarah bagi Carlo Ancelotti. Ahli taktik asal Italia itu menjadi manajer pertama yang berhasil memenangkan empat kompetisi elit sepak bola Eropa.

Sebagai referensi, Ancelotti membawa Milan meraih gelar Liga Champions di musim 2002/03 dan 2006/2007. Mantan pemain Roma, ia memenangkan Liga Champions 2013/2014 di musim pertamanya bersama Real Madrid dan sekali lagi musim ini di Los Blancos.

Meski kalah dari Real Madrid, juru taktik Liverpool Jurgen Klopp mengapresiasi penampilan luar biasa anak-anak angkatnya. Ia tak menampik peran Courtois yang melakukan penyelamatan penting, sehingga tim tak berhasil naik podium.

“Perasaan yang berbeda. Masuk ke final tidak buruk. Itu sukses. (Tapi) bukan kesuksesan yang Anda inginkan,” lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Namun Klopp optimistis mampu membawa Liverpool kembali musim depan dan mengincar posisi teratas Liga Champions. Pasalnya, Klopp melihat Liverpool memiliki kumpulan pemain yang kompetitif.

Menurut Metro, Klopp mengatakan setelah gagal mencuri trofi Liga Champions, “Saya memiliki firasat kuat bahwa kami akan kembali (ke final Liga Champions musim depan). Para pemain benar-benar kompetitif.”

“Musim depan kami akan memiliki skuad yang hebat. Di mana (pertandingan) musim depan? Istanbul? Pesan hotel!” lanjut pelatih berusia 54 tahun itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.