Desember 4, 2022
Spread the love

Cuaca hari ini Rabu (2/6/2022), di Jakarta diperkirakan berawan. Demikian juga, diperkirakan berawan pada malam hari.

Bagaimana cuaca di Jakarta sore ini? Menurut Badan Meteorologi, Iklim, dan Geofisika (BMKG), hujan diperkirakan turun di seluruh Jakarta sore ini.

Baca juga slot online

Hujan ringan diperkirakan sore ini terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Setelah itu, di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur diprakirakan hujan dengan intensitas sedang, diikuti dengan hujan petir di Jakarta Barat pada sore hari.

Peringatan Dini BMKG berbunyi: “Waspadalah terhadap kemungkinan hujan disertai petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan pada sore dan malam hari”.

Meski tidak jauh berbeda, daerah penyangga yakni Bekasi di Depok dan Kota Bogor di Jawa Barat juga diperkirakan berawan dan mendung pagi ini.

Sementara itu, Depok dan Bogor diperkirakan akan disertai petir pada sore hari, disertai hujan sedang di Bekasi.

BMKG menjelaskan, mewaspadai kemungkinan hujan disertai petir dan angin kencang antara siang hingga malam di Bogor dan Citi, Bekasi dan Citi, Karawang dan Subang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Badan Meteorologi, Iklim, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan kecepatan dan keakuratan informasi iklim dan cuaca. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan transportasi nasional.

Hal tersebut disampaikan saat Menhub memberikan keynote speech pada Rapat Koordinasi Nasional BMKG 2022 pada Senin 6 Juni 2022 di Jakarta, dengan topik “SDM Unggul dan Pelayanan Prima untuk Mendukung Inovasi Ekonomi Indonesia yang Inklusif dan Berkelanjutan” telah

Transportasi sangat dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Oleh karena itu, dukungan BMKG sangat penting dalam memberikan informasi peringatan dini cuaca. Jika informasi tersebut dapat diperoleh dengan cepat dan akurat secara real time, diharapkan keselamatan transportasi antar wilayah, antar pulau, dan antar negara dapat ditingkatkan.”

Menteri Perhubungan Bod mengatakan, “Pemanasan global merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi karena merupakan salah satu penyebab bencana alam seiring dengan pandemi COVID-19.”

Menteri Perhubungan mengatakan dia telah menyiapkan kebijakan dan langkah-langkah untuk mengurangi pemanasan global dengan menyediakan transportasi yang berkelanjutan dalam menanggapi masalah tersebut.

Pembangunan infrastruktur transportasi diarahkan pada kendaraan listrik, green port dan bandara, serta kereta listrik. Menteri Perhubungan Bode mengatakan, “Kami ingin kualitas udara menjadi lebih bersih dan lebih ramah lingkungan.”

Di sektor atmosfer misalnya, sudah ada SIAM atau sistem penerbangan Indonesia yang menyediakan berbagai informasi cuaca terkini dalam satu platform.

Sektor maritim kemudian dipasang sistem penerima peringatan generasi berikutnya dan peralatan Vessel Traffic Service (VTS) untuk memantau lalu lintas kargo, yang berguna untuk mempercepat deteksi dan transmisi informasi seismik dan tsunami.

Dalam hal yang sama, Ketua BMKG Dwikorita mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan SDM BMKG untuk memberikan layanan informasi MKG yang unggul.

Turut hadir Luhut Binsar Panjitan, Menteri Koordinator Bidang Penanaman Modal Maritim. Newman Adi Suryadnyana, Anggota Senior Otoritas Tertinggi Pengendalian dan Tanggung Jawab Keuangan; Jaksa Penuntut Umum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Ferry Wibisono; Direktur Badan Internet dan Kriptografi Nasional (BSSN) Hinsa Sibrian dan BMKG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *