Februari 3, 2023
Spread the love

Reporter Isumoyo

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan kegiatan terhadap tiga nelayan Malaysia yang diduga melakukan peledakan ikan di perairan Sulawesi.

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan itu terjadi di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPNRI) 716 di Laut Sulawesi. slot gacor deposit 10rb

Perhentian itu menyaksikan kejar-kejaran antara seorang pejabat Indonesia dan pelaku.

Laksamana TNI Adin Nourauddin, Direktur Direktorat Pengawasan Kelautan dan Perikanan, mengatakan petugas dari Biro Keamanan Umum Nunukan berhasil menghentikan ledakan ikan saat berpatroli di perairan Sulawesi.

Adin mengatakan dalam keterangannya, Sabtu (21/5/2022) “Menurut informasi awal, ketiga nelayan asal Malaysia ini dituduh menggunakan bom untuk menangkap ikan di perairan Sulawesi.

Adin mengatakan sebuah perahu atau longboat yang membawa tiga nelayan menabrak speedboat polisi dan melarikan diri.

Pengejaran berlanjut selama kurang lebih 15 menit, hingga speed boat Dirut Pengamanan Negara Nunukan menghentikan perahu pelaku.

Selain satu perahu, ditemukan barang bukti lain berupa satu unit kompresor, satu unit ketting, selang kompresor sepanjang 150 m, tiga penangkal petir, serta dua dan tiga kacamata selam. (3) sirip atau kaki katak, dan ikan kuning (1).

Adin juga mengatakan tiga tersangka, berinisial JL, PJ dan MJ, dilimpahkan ke unit pengawasan SDKP Nunukan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dia menegaskan bahwa ketiga terdakwa akan dihukum sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *