Oktober 5, 2022
Spread the love

Kapolres Paris Prancis Didier Lallmann akhirnya meminta maaf kepada fans Liverpool atas perilaku berlebihan unitnya jelang final Liga Champions (29 Mei 2022) pada Minggu (5/5/2022) dan Ralman sempat mengalami insiden. Hal itu telah merusak citra lagu kebangsaan Prancis.

Final Liga Champions 2022 akan dimainkan antara Real Madrid dan Liverpool di Stade de France. Namun, awal pertandingan tertunda karena kebingungan di pintu masuk. slot paling gacor

Pasukan keamanan menemukan banyak penggemar Liverpool menggunakan tiket palsu dan memblokir masuk. Namun, gerakan ini justru menyebabkan peningkatan jumlah penonton. Sedikitnya jumlah penonton dengan tiket asli akhirnya tidak tergoyahkan. kekacauan.

Dalam beberapa video, polisi menembakkan gas air mata ke arah suporter The Reds. Langkah tersebut mendapat kecaman dari para pendukungnya. Menteri Kebudayaan Inggris Ndidi Doris mengatakan polisi Paris telah memperlakukan penggemar Liverpool seperti binatang di final Liga Champions.

UEFA menuduh kerumunan tiket palsu yang memicu insiden itu. Namun, Liverpool mendesak UEFA untuk melakukan investigasi untuk menemukan akar masalahnya. UEFA kemudian meminta maaf kepada penggemar Liverpool dan meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Sementara itu, Lallement mengakui kesalahannya di Senat Prancis pada Kamis 6 September 2022 waktu setempat. Menurutnya, gas air mata seharusnya tidak ditembakkan ke suporter.

Kutipan dari AS

“Ini gagal total karena orang didorong dan diserang. Ini gagal karena telah merusak citra negara,” kata Ralment.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengkritik fans Liverpool. Menurutnya, antara 30.000 hingga 40.000 penggemar The Reds datang tanpa tiket yang sah.

Namun, pandangan ini segera ditentang oleh kelompok pendukung Reds, Spirit Shankly. Mereka sudah mempertanyakan kemampuan Prancis menjadi tuan rumah final Liga Champions.

Lalement juga menambahkan bahwa data tersebut ternyata tidak berdasar dan bahwa “angka tersebut tidak memiliki nilai ilmiah, tetapi berasal dari reaksi polisi dan pejabat transportasi umum.”

“Saya bisa saja salah, tapi itu berdasarkan semua informasi yang saya kumpulkan,” jelasnya.

“Tiga puluh ribu atau 40.000, tidak ada bedanya. Fakta bahwa ada begitu banyak orang dapat menghalangi organisasi likuidasi. Tetapi menghitung mundur hingga 5.000 secara akurat tidak banyak berubah, “kata Ralmen.

Liverpool, sementara itu, gagal mengangkat trofi Liga Champions pada 2022 setelah kalah 1-0 dari Real Madrid. Satu-satunya gol yang dihasilkan dalam duel ini dicetak oleh Vinicius Jr.

Liverpool seolah memberikan tekanan tepat setelah peluit dibunyikan di laga ini. Alhasil, Real Madrid memulai serangan dengan kiper Thibaut Courtois.

Liverpool memiliki peluang untuk mencetak gol pada menit ke-15, namun tembakan Mo Salah terus menembus Trent Alexander-Arnold, memungkinkan Courtois melakukan penyelamatan.

Semenit berselang, Courtois masih bisa mengharapkan tendangan dari Thiago Alcantara. Sementara itu, tembakan Alexander-Arnold dari dalam kotak penalti melambung di atas tiang gawang.

Liverpool kembali mengancam Real Madrid melalui Sadio Mane pada menit ke-20, namun tembakan Courtois masih membentur tiang. Sementara itu, pada menit ke-34 babak pertama, sundulan Salah membentur lengan Courtois.

Real Madrid mencoba mengancam lewat kerjasama Karim Benzema dan Vinicius Jr pada menit ke-36 babak pertama. Namun, Jordan Henderson dengan cepat memblok umpan dari Benzema dan tendangan Vinicius ke dalam kotak penalti.

Real Madrid mencetak gol melalui Benzema pada menit ke-34 babak pertama. Namun, gol itu tidak diizinkan setelah wasit Clément Tourpin meminta bantuan dari VAR dan menyatakan striker Prancis itu dalam posisi offside.

Babak pertama berakhir 0-0. (Trek dari babak kedua dapat dilihat di sini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.