November 30, 2022
Spread the love

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranuo menanggapi hasil jajak pendapat yang menunjukkan pemilihnya tumbuh sebagai Caprise 2024.

Saat pers menanyakan hasil survei tersebut, Ganjar kembali menanyakannya.

“Pemeriksaan informasi yang salah,” kata Gangar, Kamis (16/6/2022) di Kantor Sekolah Partai PDIP di Linting Agung, Jakarta Selatan. link bola live

Seperti diberitakan sebelumnya, peluang Gubernur Jawa Tengah Gangar Pranovo terpilih sebagai Presiden Republik Korea (Capres) pada 2024 meningkat signifikan sejak Rapat Aksi Nasional Projo.

Hal itu terekam dari hasil survei yang dilakukan pada Senin, 25 Mei 2022 (13/6/2022) oleh lembaga penelitian politik Indonesia Charta Politica, dengan 1.200 responden sejak 25 Mei hingga 2 Juni 2022.

Dalam simulasi ketiga nama tersebut, nama Ganjar jauh lebih unggul dari yang lain. Yakni, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan.

Dengan mensimulasikan ketiga nama tersebut, Yunarto Wijaya, CEO Charta Politica, menjelaskan bahwa Ganjar mendapatkan suara elektoral tertinggi yaitu 36,5%.

Disusul Prabowo Subianto (26,7%) dan Anis Baswedan (24,9%). Di sisi lain, 11,9% menjawab ‘tidak tahu’.

Yunarto Wijaya mengatakan “lihat saja Ganjar Pranowo, yang naik menjadi 36,5% setelah Konferensi Perburuhan Nasional Progo setelah meningkat dari 33,3% suku cadang pada survei Desember-April”.

Yunarto mengatakan peningkatan hak pilih Gangar sampai batas tertentu adalah hasil dari Konferensi Aksi Nasional Projo yang diadakan pada Mei 2022 di distrik Candi Borobudur di Magerlang, Jawa Tengah.

Namun tak bisa dipungkiri, Musyawarah Aksi Nasional menjadi momen paling memilukan saat pencalonan Gandjar dideklarasikan.

Yunarto juga mengatakan spekulasi elektabilitas Ganjar disebabkan pidato pertama Presiden Jokowi pada 2024, yang oleh sebagian kalangan dimaknai sebagai dukungan terhadap Ganjar Pranowo.

“Saya kira itu linear terkait dengan peningkatan swasembada Sungai Gangga, yang mensimulasikan 10 nama dan 3 nama secara bersamaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurut survei Charta Politica, Ganjar masih menjadi nomor satu dalam mensimulasikan 10 capres pada 2024.

Pilkada Kanjar 31,2%, Prabowo 23,4%, Anis 20%, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,6% dan Minbarkarraf Sandiaja Ono 3,6%.

Disusul Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (3,3%), Gubernur Jawa Timur Khuvifa Indar Parwansa (2,9%), Menteri Negara Eric Tohir (2%) dan Puan Maharani (2%). ) disusul Ketua DPR RI. Perwakilan Rakyat (1,8%) dan Menteri Koordinator Perekonomian Erlanga Hartarto. sebesar 1,2 persen.

Di sisi lain, tingkat tidak menanggapi atau tidak tahu adalah 6,1%.

“Dari sekian banyak tokoh yang mencalonkan diri sebagai presiden, penonton memilih nama yang paling populer adalah Ganjar Pranowo,” jelasnya.

Sebagai referensi, Chartapolitica melakukan survei terhadap 1.200 sampel mulai 25 Mei hingga 2 Juni 2022.

Metode penelitian yang digunakan adalah multi-step random sampling dan wawancara tatap muka.

Akibat penerapan kendali mutu terhadap 20% responden hasil survei, margin of error sekitar 2,83%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *