Oktober 4, 2022
Spread the love

Partai Gerindra Jakarta turut berbela sungkawa pada Jumat (27 Mei 2022) meninggalnya mantan Rektor PP Muhammadiyah Ahmad Syafii atau yang lebih dikenal Buya Syafii.

Sekjen Partai Grindra Ahmad Muzani mengatakan Presiden Gerendra Prabowo merasa telah kehilangan sosok nasional yang sederhana.

Al-Mouzani mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (27 Mei 2022) bahwa “Pak Prabowo memberikan penghormatan atas kematian Pouya Syafia Maariv.”  slot gacor 2022

Menurut Muzani, duka atas meninggalnya Pouya Siafi Maarif bukan hanya milik Muhammadiyah, namun masyarakat Indonesia kehilangan sosok yang sederhana namun berilmu.

Mozani bercerita tentang hobi Pouya Syafia Maariv yang suka berolahraga usai sholat subuh. Pengalaman ini didapat Mozani saat bermain umrah dan pergi ke beberapa negara Timur Tengah bersama Pouya Syafi.

Menurut Mozani, Pouya Syafia tidak melupakan olahraga meski berada di negara lain.

Lebih lanjut Mozani mengatakan bahwa Pouya Syafia adalah orang yang konsisten dengan pandangan demokrasi. Pouya Syafi selalu berbicara tentang perjuangan kebebasan berpendapat dan berpikir sejak era rezim baru.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Jokowi juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Pouya Syafia Maariv. Ia juga membagikan pertemuan baru-baru ini dengan guru nasional melalui akun Instagram-nya @jokowi.

Saat itu beliau dalam keadaan sehat dan tampak sehat. Pertemuan terakhir Buya Syafii “, kata Jokowi dalam akun Instagramnya, Jumat (27/5/2022).

Pouya Syafii Maariv meninggal dunia pada Jumat, 27 Mei 2022 sekitar pukul 10:15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gambing Yogyakarta. Jokowi mengucapkan selamat tinggal kepada Kementerian Negara yang dicintai seluruh bangsa.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Atas nama Pemerintah dan masyarakat Indonesia, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Pouya Syafii. Semoga kesalahannya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.” tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.