November 28, 2022
Spread the love

Netizen Singapura dihebohkan dengan foto ayam Singapura yang dijual di NTUC FairPrice seharga 757.000 rupee (10.488 SGD/S$) seberat 3,2 kg.

Menanggapi hal tersebut, FairPrice mengatakan dalam sebuah postingan di halaman Facebook-nya pada Kamis (2/6) bahwa label tersebut ditempelkan pada kemasan bermerek Swiss Butchery. Label ini adalah ayam organik gratis yang dijual oleh waralaba FairPrice yang dijalankan oleh Swiss Butchery. slot rtp

FairPrice menyatakan: “Produk ini dihargai $22,50/kg (per 31 Mei 2022), dan berat produk 3 kg karena label produk juga mengemas dua burung bersama-sama dan ditimbang serta diberi harga di bawah label yang sama. Ini menunjukkan lebih dari itu.” Mengutip Yahoo News Singapura.

 Apalagi mengingat harga ayam lebih dari S$22,5 SGD atau Rp235.000 per kilogram.

“Tidak ada kesalahpahaman,” kata netizen Singapura Angela Lau, “Saya terkejut bahwa ayam organik gratis yang dijual dengan NTUC Fair Price adalah $22,50 per kg.”

“Ayam ini rasanya seperti Wagyu, kamu harus mencobanya,” kata Jan Dela Cruz, seorang netizen Singapura.

Menurut informasi di situs FairPrice, ada banyak merek ayam utuh yang jauh lebih murah daripada ayam kampung organik SB per kg. Di antaranya, 1,4 kg ayam utuh segar dari Kee Song seharga S$11,20, 1 kg ayam dari Aw’s Market seharga S$15,95, dan 2 kg ayam dari Zack Butchery seharga S$20.

Namun, harga ayam kampung di Singapura menunjukkan tren kenaikan yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan kelangkaan ayam segar di Singapura akibat larangan ekspor ayam di Malaysia pekan lalu.

Padahal, Malaysia menyumbang sekitar sepertiga dari total impor ayam Singapura tahun lalu. Larangan tersebut telah memaksa penjual ayam dan restoran di Singapura untuk segera mencari pasokan alternatif, dan pelanggan telah menyatakan keprihatinan tentang kenaikan harga ayam dan kebutuhan pokok lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *