Oktober 5, 2022
Spread the love

AMBON – Kodam XVI/Paattimura yang ditunda baru-baru ini memecahkan rekor makan papida terbesar dan terlama pada Minggu (22/5/2022) di simbol kota Ambon, Jembatan Merah Putih.

Pemecahan rekor Murray dimotori oleh seniman asal ibu kota dan flypass, serta formasi nomor 23 oleh kapal nelayan di perairan Teluk Ambon.

Kegiatan ini difokuskan pada JMP yang lebih tinggi. link slot online terpercaya 2022

Acara tersebut juga menyulut antusiasme ribuan masyarakat di Kota Ambon. Tak ayal, total 35.000 bungkus papida dan kuah kuah kental serta 123m papidas telah disiapkan bagi mereka yang menghadiri JMP, dimana seluruh Kodim-Kodim dari JMP dan Kodam XVI/Pattimura bertempat tinggal secara bersamaan.

Mayjen TNI Richard Tampubolon, Pangdam XVI/Pattimura juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada warga Maluku dan Maluku Utara serta semua pihak yang terlibat sehingga acara dapat berjalan dengan lancar.

Papida 123m dan 35.000 tas papida memiliki arti yang sama. Dengan kata lain, 1 menunjukkan Kudam/Fattimura ke-16 sebagai satuan negara, dan 23 menunjukkan masa dinas militer ke-16. kudam / pattimura Ketika ulang tahun ini adalah 23.

Selain masyarakat Maluku dan Maluku Utara, perayaan HUT Kodam XVI/Pattimura ke-23 secara khusus dipersembahkan untuk mendiang. Brigjen Ksdam Patimura Stepanos Mahori.

Maka dari itu acara ini kami persembahkan untuk semua pemikiran positif mendiang Dekan Stefanos Mahori. Tentunya beliau akan berbangga dan atas segala kontribusi positifnya bagi kesejahteraan .akan terus berlanjut.

Selain rekor Mori, perayaan HUT Kudam dihadiri banyak pejabat, antara lain Gubernur Maluku, Inspektur Polisi (Bern) Murad Ismail, Kapolda Maluku, dan Inspektur Polisi Danlantamal Luthria Latif. 9 / Brigjen Ambon (Maret) Said Latokonsina, 16 Erdam / Patimura, Brigjen Muhammad Mushidin, 16 Kabuksali Bangdam / Pattimura, Brigjen Adam Swarno Panjiran, Danrem 151 / Peña, Brigjen Dan Maulana 15 Brigadir Novi Rupadi Sugito, Maluku Utara dan tentang Gubernur Furkobemda dan seluruh lapisan masyarakat Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.