November 30, 2022
Spread the love

Jakarta – Pada Jumat (20 Mei 2022) perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali cerah.

Indeks saham gabungan ditutup pada 6942.446, naik 1,75% (119.111 poin) dari pasar pada hari pertama perdagangan.

Peningkatan ini telah menyelesaikan perdagangan dalam 3 hari terakhir. link judi bola

372 minggu naik, 143 minggu turun, 153 minggu stagnan.

Total volume perdagangan adalah 14,8 miliar saham, dan jumlah transaksi adalah 9,18 triliun won.

Ke-11 indeks sektoral tersebut menggerakkan IHSG menjadi hijau.

Tiga sektor yang memberikan kontribusi terbesar adalah IDX-Tecno 4,57%, IDX-NonCyc 2,78% dan IDX-Energy 2,18%.

Saham Saham – Keuntungan Terbesar LQ45:

Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) naik 7,43% menjadi Rs 318

Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 6,43% menjadi Rs 3.310

Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 5,88% menjadi Rs 1.800

Saham – Pecundang Terbesar LQ45:

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 2,21% menjadi Rs 4.870

PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) turun 1,06% menjadi Rs 2.810

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) turun 0,90% menjadi Rs 1.100

Pergerakan IHSG juga didorong oleh pembelian investor asing. Pembelian luar negeri bersih di pasar umum berjumlah Rs 199317 miliar dan Rs 210,652 miliar di pasar keseluruhan.

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 158,6 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 61,7 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 54,8 miliar menjadi saham dengan pembelian bersih luar negeri terbesar.

Saham asing dengan penjualan bersih terbesar adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 60,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 59,5 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 55,9 miliar. (Judo Winarto)

Sumber: Contan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *