Oktober 4, 2022
Spread the love

Banjir atau tsunami pesisir melanda sebagian wilayah Indonesia, khususnya pesisir utara Jawa. Banjir rob mulai terjadi sejak Sabtu 14 Mei 2022 hingga Selasa 24 Mei 2022.

Sejak Jumat 13 Mei 2022, Badan Meteorologi, Iklim, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan potensi banjir rob di beberapa wilayah di Indonesia. Menurut BMKG, banjir di pesisir pantai bisa terjadi hingga Rabu (25 Mei 2022).

Baca juga slot

BMKG juga melaporkan bahwa banjir rob sejalan dengan fase bulan purnama dan kondisi perigee. Perigee terjadi karena Bulan berada paling dekat dengan Bumi.

Pemantauan Hingga Selasa, 24 Mei 2022, banjir pesisir terjadi di lepas pantai Pantai Tegal, Wunokirtu Pekalongan, Pantai Sari Pekalongan, Pantai Batang, Pantai Tawang Kendal, dan Pelabuhan Tanjung Imas di Semarang. Selain Jalan Raya Genuk Semarang-Demak, Pantai Karang Tengah di Demak, Pantai Rembang dan Pantai Jawa Timur.

Selain itu, menurut BMKG, banjir di dataran pasang surut juga disebabkan oleh curah hujan di banyak daerah. Padahal, tinggi gelombang di Laut Jawa mencapai 1,25 hingga 2,5 m. Semua ini berdampak pada peningkatan genangan rob di pantai utara Jawa.

Namun, sejak Senin 23 Mei 2022, banjir rob di Semarang, Jawa Tengah semakin meningkat. Pasalnya, pemecah gelombang di Kawasan Industri Ramcitra di sekitar Pelabuhan Tanjung Imas Kota Semarang runtuh.

Bagaimana BMKG menjelaskan banjir rob di pantai utara Jawa? Apa itu Fenomena Tulang? Bagaimana kondisi dataran pasang surut di Semarang? Pelajari lebih lanjut di seri infografis berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.