Oktober 7, 2022
Spread the love

Jumlah harian kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.242 pada Rabu 15 Juni 2022. Satu atau dua hari kemudian, pada 16 Juni 2022, jumlah kasus positif Covid-19 hanya sedikit terkoreksi. yaitu 1173.

Padahal, baru dua pekan lalu, ada sekitar 400 hingga 600 kasus. Itu akan berada di kisaran 100-400 pada Mei 2022. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin atau Menteri Kesehatan, peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia disebabkan munculnya strain baru omicron. bandar slot gacor terpercaya

Menkes menyebutkan, tingkat penularan COVID-19 di Indonesia akan naik ke Tahap 2 tergantung tingkat penularan WHO atau WHO. Penambahan kasus oleh sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

Menurut Bode, tingkat penularan WHO mirip dengan pembatasan aktivitas masyarakat atau tingkat PPKM yang diterapkan di Indonesia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tingkat infeksi primer adalah 20 kasus per 100.000 orang per hari. Dikonversi ke penduduk Indonesia, ini setara dengan 7.700 orang per hari.

Peningkatan daya transmisi yang diperkirakan menjadi prioritas kedua karena jumlah kasus terkonfirmasi per hari mulai meningkat hingga melebihi 1.000. .4 dan BA.5. Kementerian Kesehatan juga mencatat bahwa Afrika Selatan adalah negara pertama yang memperkenalkan BA.4 dan BA.5.

Meski peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 masih berada di kisaran 1.000, sejumlah kalangan medis dan ahli epidemiologi mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk waspada. Khususnya, patuhi protokol kesehatan dan suplementasi Covid-19 serta imunisasi booster.

Apa tanggapan lain terhadap peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia? Berapa perkiraan kasus BA.4 dan BA.5 terbesar di Indonesia? Bagaimana jika dibandingkan dengan beberapa negara? Pelajari lebih lanjut di seri infografis berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.