Februari 3, 2023
Spread the love

Interpol mengeluarkan yellow notice terkait hilangnya anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Imril Khan Mumtaz atau Iril, yang terseret ke Sungai Ari di Bern, Swiss.

Inspektur Jenderal Polisi Didi Prasetio kepada wartawan, Kamis (6 Februari 2022) “Ya, benar. Interpol sudah mengeluarkan Interpol Yellow Alert.” judi slot online

Didi menegaskan, penerbitan peringatan kuning tersebut merupakan upaya aktif Polri untuk membantu pencarian Emril Khan Mumtaz yang hanyut terbawa arus Sungai Aare di Swiss.

Untuk meningkatkan pencarian Ariel yang hilang Kamis lalu (26 Mei 2022), Bernese Coast Guard bekerja sama dengan berbagai komunitas dan anggota sosial untuk memperluas pencarian di sepanjang tepi Sungai Aare.

Komunitas yang terlibat dalam pencarian Eril termasuk klub dayung, kelompok berkebun dan klub memancing di sepanjang Sungai Aare di Swiss.

Berdasarkan informasi yang diperoleh keluarga Radwan Camel di Bandung dari KBRI Bern, dipastikan pihak kepolisian setempat memiliki kesadaran dan perhatian yang tinggi terhadap situasi dan proses pencarian masyarakat DAS Aare. .

Irwin Munerosman, kakak Radwan Carmel dari Gedung Pakuan di Kota Bandung, mengatakan: “Kapolres Bern telah melaporkan dan mengkomunikasikan kepada masyarakat di wilayah Sungai Ari, termasuk klub dayung dan komunitas berkebun. Juni 2022).

Irwin berharap keterlibatan masyarakat dalam mencari Ariel setidaknya membantu menemukan titik terang keberadaannya. Setiap informasi kecil yang diperoleh harus segera diserahkan kepada polisi setempat.

“Kapolsek Bern langsung menuju TKP dan menyerahkan hasil pencarian langsung ke Gangemil,” kata Erwin.

Polisi Bern menegaskan bahwa mereka akan melanjutkan proses pencarian dengan cara yang sama berdasarkan hasil evaluasi. Namun, metode menyelam yang spesifik tergantung pada kondisi Sungai Aare.

Informasi menunjukkan bahwa Bern diperkirakan akan hujan selama beberapa hari ke depan dan badai petir diperkirakan akan terjadi di pegunungan. Kondisi ini mempengaruhi kualitas air Sungai Aare. Namun, pihak berwenang menjamin bahwa mereka akan terus melakukan penelitian ekstensif.

Sementara itu, keluarga Radwan Carmel di Bandung membacakan doa harian untuk mencapai hasil yang diinginkan untuk Ariel secara keseluruhan.

Kami sendiri di Bandung adalah keluarga, kata Irwin. Kami berdoa setiap hari agar semua ini berakhir seperti yang diinginkan banyak pihak.

Terkait rekaman audio viral kasus Reedwan Carmel, Gubernur Jawa Barat, Swiss, Irwin juga membenarkan bahwa rekaman tersebut benar adanya. Menurut Irwin, rekaman tersebut berasal dari kerabat yang didampingi Kang Emil dan istrinya di Swiss untuk mencari Count.

“Sebenarnya ini adalah pesan suara dari saudara yang menemani Theria (Atalia). Isinya benar. Maka saya meminta saudara-saudara di sana untuk menginformasikan status Emil Kang dan Pak Terria saat itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *