Desember 4, 2022
Spread the love

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah terus berupaya memastikan harga bahan bakar minyak Bertalite (BBM) saat ini tidak melebihi Rs 7.650 per liter.

Jokowi mengatakan harga BBM Pertalite akan terus bertahan karena pengguna BBM berbeda dengan pengguna Pertamax yang disebut-sebut sebagai pemilik mobil mewah. slot pragmatic

Tapi kami tetap berpegang dan menjaga harga agar tidak naik dan harga begadang. INR 7.650,” kata Jokowi, Palti. Ucapnya saat Rapat Kerja Nasional V Projo dikutip dari akun YouTube Barat.

Diakui Jokowi, pemerintah sulit menahan kenaikan harga pertalite, dan harus mengeluarkan subsidi yang besar.

Bahkan, Jokowi memperkirakan harga bensin di Indonesia masih sangat murah dibandingkan negara lain.

Harga bensin di Jerman sekitar 31.000 rupee per liter, Singapura 32.000 rupee per liter, Thailand 2.800 rupee per liter, dan AS sekitar 18.000 rupee per liter.

000 VA, pemerintah mengeluarkan dana yang sangat besar yaitu Rp 502 triliun, yang harus diwaspadai masyarakat.” kata Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin harga Pertalite dan listrik bersubsidi tidak akan naik pada 2022 seiring kenaikan subsidi energi yang dibayar pemerintah.

Sri Mulyani mengatakan di Partai Buruh: ”Dalam hal ini, harga Pertamina tidak berubah. Jika orang pulang dengan mobil kemarin menggunakan Pertalit, itu bagian dari apa yang harus dibayar pemerintah kepada Pertamina dalam bentuk kompensasi.’” Rapat dengan Badan Anggaran DPR RI, Kamis 19/19. / Mei 2022).

Rakornas V DPP Projo disiarkan melalui akun Youtube Palti West. Dapatkan link video dari Budi Arie Setiadi, Presiden DPP Projo.

Artikel ini diterbitkan dengan judul “Jokowi: Kami Pertahankan Agar Tarif Pertalite Jangan Naik”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *