November 28, 2022
Spread the love

Pembajakan Lagi Kali ini terjadi pada seorang karyawan yang dirampok dalam perjalanan pulang.

Polres Jakarta Utara, Satreskrim dan Satuan Reserse Kriminal Polres Kelapa Gading menangkap tiga tersangka.

Kapolres Jakarta Utara Kumbis Paul Wibowo mengungkapkan, ketiga pencuri tersebut, MI, AD dan HA, aktif di Jalan Pejangsan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada pukul WIB 00:30 WIB pada Minggu, 29 Mei 2022. . Saat itu, dalam perjalanan pulang kerja, ada seorang pegawai bernama Na Nang. slot online terbaik

Dan dia mengatakan dalam keterangannya pada Selasa (31 Mei 2022) bahwa “tiga tersangka mengikuti korban ke Jalan Pejangsan Dua dan Kelapa Gading. Korban diinjak-injak.”

Ia mengatakan, korban sempat melawan tiga tersangka sambil meminta bantuan warga setempat. “Korban minta tolong. Warga sekitar mendengar teriakan mereka dan ada juga anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Kelapa Gading yang sedang berpatroli saat tidak sengaja mendengar teriakan korban,” ujarnya.

Wibowo mengatakan pihaknya mengamankan salah satu pelaku bersama warga. Dua lainnya diperoleh dari lokasi lain dalam waktu 24 jam.

Dia menjelaskan, peran ketiga tersangka berbeda. Tersangka MI berperan sebagai algojo yang menyayat korban dengan pisau. Sedangkan HA tersangka berperan sebagai algojo yang mencuri ponsel korban. Sedangkan tersangka adalah AD sebagai ksatria atau perwira berpangkat.

Wibowo mengatakan ketiga tersangka terlalu sering beraksi. Polres Metro Jakarta Utara telah menerima sedikitnya tujuh laporan polisi.

Dari jumlah tersebut, 4 di Jakarta Utara, 3 di Kecamatan Kelapa Gading, 1 di Pembungkaman, dan 3 di luar wilayah hukum Polres Jakarta Utara.

Penculikan itu terjadi pada Senin, 16 Mei 2022 sekitar pukul 02.00 WBI di depan toko makanan beku di Kebon Bedis, Kecamatan Tanah Saril, Kota Bogor.

Awalnya, GF ingin pulang ke rumahnya di Kebon Pedes setelah bekerja di kawasan Cibinong Kabupaten Bogor. Pengendara sepeda motor yang tiba di lokasi mencegat GF.

Salah satu pelaku di atas kapal kemudian turun dan mendekati korban. Tanpa ragu-ragu, penyerang yang menodongkan senjata tajam, seperti pisau, langsung melukai punggung dan leher korban.

Usai meminta korban pergi, pelaku kabur ke Jalan Salih Iskandar dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat.

Aksi perampokan dengan kekerasan di Kota Bogor menjadi viral di media sosial.

Kompol Polisi Tanah Saril, AK Partai Suriah membenarkan adanya pencurian sepeda motor tersebut.

Dalam kejadian ini, korban GF mengalami luka serius di punggung dan leher kirinya. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Pemerintah Suriah mengatakan pada hari Senin, 16 Mei 2022 bahwa “melalui penyelidikan menyeluruh dan penyelidikan awal, telah dikonfirmasi bahwa kejahatan pencurian disertai dengan kekerasan telah terjadi.”

Polisi menangkap seorang penjahat sadis yang membunuh seorang ibu muda bernama Galoh Gulitry, 22, dengan dua anak di Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Pencuri dikenal sebagai ayah dan anak. Keduanya ditangkap pada Senin (16/5/2022) pukul 02.00 WBI oleh tim gabungan dari Banten, Kabupaten Lebak, Kecamatan Gunung Kencana, Desa Sukanegara dan Desa Badaram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Polres Metro Tanggrand, pelaku diketahui berinisial E (46) dan MM (21) warga Lebak Banten.

“Ketika mereka dengan keras menuntut bukti yang digunakan dalam pencurian, keduanya berusaha melarikan diri dari tempat kejadian sampai tindakan tegas diambil,” kata Komisaris Badan Kepolisian Nasional.

Saat diinterogasi, ayah dan anak itu mengaku melakukan perampokan (mengemis) bersama. Pelanggar E bertindak sebagai penegak dan berperan sebagai pengendara MM di atas sepeda motor.

Peristiwa pencurian itu sendiri terjadi pada Kamis 21 April 2022 sekitar pukul 06.20 WIB. Seorang ibu muda bernama Galoh Gulitry, 22, menjadi korban perampokan bersama dua anaknya yang berusia 3 dan 4 tahun di Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Korban ditikam di bagian kepala kiri dan pergelangan tangan kiri saat membela sepeda motor.

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kapolres Metro Kota Tangerang, mengatakan korban, Galuh Julitri, saat itu hendak berangkat kerja menggunakan sepeda motor. Tapi pertama-tama, dia ingin meninggalkan kedua anaknya, yang berusia 3 dan 4 tahun, bersama saudara perempuannya.

 Ia melukai korban dengan kapak panjang di bagian kepala dan tangan kiri korban,” ujarnya, Selasa (17/5/2022).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *