Oktober 7, 2022
Spread the love

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang mungkin diderita akibat penuaan dini.

Beberapa orang mungkin tidak menyukai penuaan dini.

Bahkan, ada orang yang rela merogoh kocek dalam-dalam agar terlihat awet muda. situs judi slot resmi

Ada banyak penyebab penuaan dini.

Kebiasaan buruk yang Anda praktikkan setiap hari dapat membuat Anda menua lebih cepat.

Berikut 5 kebiasaan yang bisa memicu penuaan dini, dikutip dari Reader’s Digest.

1. Terlalu banyak maraton saat menonton film

Menonton film atau serial adalah salah satu cara untuk menghilangkan stres setelah seharian bekerja.

Namun, berpartisipasi dalam film serial atau maraton memiliki efek negatif pada perkembangan otak.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Neurology pada tahun 2016 menemukan bahwa kurangnya aktivitas fisik di usia dini dapat membuat Anda berpikir lambat dan terlihat lebih muda.

Penulis studi Nicole Spartato PhD, beberapa tahun kemudian, menemukan hubungan antara kebugaran yang buruk dan volume otak, yang mengindikasikan penuaan otak.

Sebuah studi serupa yang diterbitkan di JAMA Psychiatry menemukan bahwa mengurangi menonton televisi dan aktivitas fisik di awal masa dewasa dapat menyebabkan penurunan kognitif di usia paruh baya.

2. Kurang tidur

Para ilmuwan di Hospitas Case Medical Center universitas mengumpulkan 60 wanita berusia antara 30 dan 49 tahun, setengahnya memiliki kualitas tidur yang buruk.

Wanita yang kurang tidur mengalami peningkatan tanda-tanda penuaan pada kulit mereka.

Ini termasuk garis-garis halus, pigmentasi berkurang, kulit kendur dan elastisitas kulit berkurang.

Penulis studi dan profesor dermatologi di Cass Western Reserve University School of Medicine, Elma Barron, mengatakan kurang tidur merusak kesehatan kulit dan mempercepat penuaan kulit.

3. Duduk dengan membungkuk

Bekerja di dalam ruangan dan duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan Anda membungkuk tanpa sadar.

Postur tubuh yang buruk dapat memiliki banyak efek negatif pada kesehatan Anda.

Postur tubuh yang buruk juga memberi lebih banyak tekanan pada otot dan persendian tertentu, yang membuat otot bekerja terlalu keras, yang menyebabkan kelelahan.

Banyak orang dengan nyeri kronis dapat mengambil manfaat dari memperbaiki postur mereka.

4. Tahan dendam

Beberapa dari kita mungkin mendapat masalah dengan orang lain dan bahkan mengarah pada balas dendam.

Setiap pikiran negatif dalam pikiran Anda dapat memperpendek umur Anda.

Karen Schwartz, direktur program klinis dan pendidikan di Johns Hopkins Center for Mood Disorders, mengatakan stres fisik dan mental dapat memperburuk kesehatan mental.

Maafkan untuk Hidup: Dalam sebuah penelitian berjudul Pengampunan, Kesehatan, dan Umur Panjang, mereka yang memaafkan hanya ketika orang lain meminta maaf terlebih dahulu menyebabkan kematian.

Tidak seperti orang yang memaafkan orang lain tanpa meminta atau meminta maaf ketika mereka menyadari telah melakukan sesuatu yang salah.

Saat Anda marah, tekanan darah dan detak jantung Anda bisa meningkat.

Bahkan marah dapat menyebabkan depresi.

Seperti yang dikatakan Elsa dari Frozen, “Lepaskan,” tubuh dan pikiran Anda akan menjadi lebih stabil dan bahagia.

5. Manajemen stres yang buruk

Stres dapat menyebabkan penyakit mental dan fisik.

Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa stres terkait pekerjaan dapat merusak DNA.

Para peneliti telah menemukan bahwa orang Finlandia yang mengalami stres terkait pekerjaan memiliki telomer yang lebih pendek (bagian DNA yang dapat menyebabkan kematian atau kerusakan sel).

Psikolog New York Vivian Diller mengatakan telomere berkurang seiring waktu, tetapi kecemasan dan stres dapat mempercepatnya.

“Ini adalah hal yang paling dekat untuk memahami hubungan antara stres dan penuaan dalam tubuh kita,” tambahnya.

Stres juga dapat menekan sistem kekebalan Anda, mengganggu tidur, meningkatkan tekanan darah, dan mengaburkan otak Anda.

Hal ini dapat membuat tubuh Anda menua baik di dalam maupun di luar.

Untuk itu, penting bagi kita untuk mengelola stres dengan baik.

Anda bisa berolahraga, melakukan yoga atau membaca buku untuk menenangkan dan menenangkan pikiran dari keterpurukan sehari-hari.

(Raynald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.