Oktober 5, 2022
Spread the love

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar kegiatan bertajuk “G20 Campus Connectivity: Memperkuat Global Mind Indonesians”. Acara ini merupakan langkah untuk meningkatkan kesadaran dan semangat masyarakat Indonesia untuk berkontribusi dan mengambil manfaat dari momentum kepresidenan G20 Indonesia.

Kemenko Perekonomian terus melakukan kegiatan sosial dan pendidikan di berbagai daerah. Kota Medan menjadi kota pertama yang dipilih untuk audiens mahasiswa. Diharapkan generasi muda Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan G20 selama tahun 2022 yang diadopsi melalui kelompok partisipasi – Youth 20 (Y20). slot gacor 2022

“Saya berharap G20 bukan sekadar partai. Kita perlu memanfaatkan Indonesia khususnya. Momentum ini sangat berharga. Kita juga mewakili negara berkembang,” kata Sekjen Kominfo. Layanan Kementerian Koordinator Perekonomian, Hario Limancito, diumumkan dalam sebuah pernyataan yang dibuat pada Sabtu, 28 Mei 2022.

G20 merepresentasikan ekonomi global sebagai platform strategis multilateral yang menghubungkan negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia dan sangat strategis dalam menentukan masa depan pertumbuhan ekonomi global. Anggota G20 menguasai 85% PDB dunia, 80% investasi global, 75% perdagangan dunia, dan 66% populasi dunia.

Presiden Indonesia diundang ke KTT G20 yang diadakan di Amerika Serikat. Indonesia merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang bergabung dalam G20.

Presiden Indonesia dari Kelompok Dua Puluh tahun ini bertujuan untuk membawa dunia ke ekonomi yang lebih tangguh. Tentu saja, ini membutuhkan perubahan cara kita bekerja secara global, perubahan pola pikir dan model bisnis, dan setiap peluang dalam pandemi untuk menciptakan terobosan baru.

Wakil Rektor III Universitas Negeri Medan, Profesor Dr. Siyajian Yards, M.Pd. Ia menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tersebut.

Tentunya kami juga berharap para pemimpin 20 negara yang akan hadir dapat memetik buah dari kehadirannya di Indonesia.”

Mereka pun menyambut baik sosialisasi ini sebagai pemanasan jelang KTT mereka di Bali pada November 2022.

Indonesia akan menggunakan kepresidenan G20 untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan negara berkembang serta membangun tata kelola global yang lebih adil. Ini memperkuat solidaritas global terutama dalam mengatasi ancaman perubahan iklim dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap dengan sosialisasi ini, kami dapat memenuhi peran strategis tersebut,” kata Pak Hayo.

Pembicara acara adalah Perry Serbianto dari Tim Teknologi Komunikasi dan Promosi G20 Departemen Koordinasi Ekonomi dan Diva Parzani dari Tim Sherpa G20 Departemen Koordinasi Ekonomi. Mereka juga menghadiri kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan, Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Universitas Sumatera Utara Dooley Muhammed Jaafar Dalmunthi, SE, MSi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.