Oktober 4, 2022
Spread the love

Laporan Reporter Rinas Abdullah

Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Grab Indonesia untuk mencapai target 30 juta UKM digital dan 500 koperasi modern berbasis digital pada 2024.

Menteri Koperasi UKM Teten Masdoki menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat kerja sama dengan ekosistem digital, khususnya pemanfaatan UKM digital.

Menurut dia, pemerintah menargetkan bisa mendaftarkan hingga 1 juta usaha kecil dan menengah (UKM) di e-catalog LKPP pada 2022. slot deposit pulsa tanpa potongan

Sebenarnya semua usaha kecil digital bukanlah aktor yang diperoleh dan dijual oleh platform dan penyedia platform sebagai forum, tetapi produk mereka.

Ia mengatakan branding dan packaging untuk usaha kecil harus terus ditingkatkan ke depan. Usaha kecil dan menengah (UKM) juga diharapkan tidak harus menderita sendirian dan harus bergabung dengan koperasi.

Dalam hal ini, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM memberikan dukungan dan pembinaan kepada pelaku usaha lokal.

Memang Indonesia memiliki potensi ekonomi digital sebesar Rp4.531 triliun pada tahun 2030, yang dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh pelaku KUMKM dan warga negara Indonesia.

Ridzki Kramadibrata, Head of Grab Indonesia, mengatakan fungsi digital harus ditangani dengan baik oleh para pelaku UMKM. Pihaknya bekerja sama dengan KemenKopUKM melatih pengemudi dan mitra UMKM untuk saling mendukung.

“Digitalisasi adalah salah satu pilar Kepresidenan G20 Indonesia,” kata Redzky. “Kesempatan ini kami ambil untuk menunjukkan kepada dunia bahwa UMKM telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap digitalisasi ekonomi Indonesia.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.