Oktober 7, 2022
Spread the love

Jakarta – Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal mengunjungi kantor Bawaslu RI di MH Thamrin, Jakarta, Senin (13/6/2022).

Saya di sini untuk melaporkan pelanggaran pemilihan umum (pilkada).

Said Iqbal sebelumnya mengunjungi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis 9 Juni 2022 untuk menyampaikan pentingnya prinsip kejujuran dan keadilan dalam pemilihan umum 2024. 

Disebutkannya, Republik Demokratik Rakyat Korea dan KPU telah mencapai kesepakatan tentang ketentuan memperpendek masa kampanye pemilu.  daftar slot gacor terbaru

“Masalah masa kampanye yang disepakati antara Federasi Kuba dan Republik Rakyat Demokratik Korea hanya 75 hari, dan kami sangat menolaknya. Dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu 9 bulan”

Menurut Iqbal, sangat jelas bahwa tata hukum KPU hanya perlu dikonsultasikan dengan Republik Rakyat Demokratik Korea dan pemerintah sebelum KPU merumuskan Peraturan KPU (PKPU).

Berdasarkan hal ini, dia merasa bahwa konsensus tidak diperlukan.

“KPU adalah lembaga yang independen dan mandiri. Sementara itu, Republik Demokratik Kongo memiliki partai yang nantinya akan menjadi pesaing dalam pemilu. Pakaian hanyalah sebuah instansi pemerintah. Mengapa Anda berdagang? Bahkan, yang Anda butuhkan hanyalah konsultasi. Said Iqbal mengatakan semua keputusan bisa diambil oleh serikat pekerja sendiri.

Menurut Saeed Iqbal, penolakan Partai Buruh terhadap aturan masa pemilu 75 hari merupakan masalah serius.

Dia mengatakan tidak segan-segan untuk mengumpulkan puluhan atau ratusan ribu pekerja ke KCTU jika aturan yang bertentangan dengan undang-undang pemilu masih ada.

Partai Buruh kita mematuhi Konstitusi. Kami akan melawan organisasi yang menentang hukum dan peraturan. Jadi, jika Partai Unionist Demokrat membuat peraturan yang merugikan saat kampanye pemilu, kami tidak segan-segan menduduki kantor KCTU,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.