Desember 4, 2022
Spread the love

Menteri Kelautan Jakarta Luhut Binsar Pandjitan memutuskan untuk menunda kenaikan tarif Candi Borobudur menjadi Rs 750.000.

Keputusan itu diambil setelah debat publik. Selain itu, pihaknya akan terus mengevaluasi Pemprov Borobudur.

“Untuk tiketnya, saya kira kita akan tetap berpegang pada itu,” kata Lohut, Kamis (6 September 2022) di Kompleks Parlemen Senyan. link game bola

Namun ia memastikan tarif Borobudur yang baru tidak terlalu mahal untuk sebuah tiket wisata dunia.

Karena itu, Luhut menghimbau para hadirinnya untuk tidak menertawakan keputusan terkait Borobudur. Karena itu membuat keputusan berdasarkan penelitian dan data.

“Makanya kita jangan jadi bangsa yang sinis,” kata mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan itu.

Lu juga mendesak anggota parlemen dan pejabat untuk tidak bereaksi berlebihan dan mengkritik dia untuk mencari panggung.

Para pejabat negara, apalagi Kongres Rakyat khususnya, terus berkomentar. Sepertinya kami tidak melakukan penelitian. Kami melakukan penelitian dengan baik.” dikatakan.

Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi (Kemenparekraf) mendorong reformasi indeks pariwisata dan perjalanan untuk berbagai destinasi di Indonesia.

Hal ini didorong oleh perbaikan sektor pariwisata Indonesia di masa pandemi Covid-19 dan pengejaran beberapa indikator internasional yang masih menempatkan pariwisata Indonesia lebih rendah dari negara lain.

Demikian disampaikan Sandiaga Salahuddin Ono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Minparkraf/Cappabarikraf) di UPH Hospitour 2022 di Kabupaten Tangerang.

Indonesia menduduki peringkat ke-32, naik 12 peringkat dari 117 negara di dunia. Sandiaga Ono mengatakan: “Meskipun kami telah mencapai kenaikan peringkat 12 ini di tengah pandemi COVID-19 dan banyak tantangan, ternyata banyak hal yang dapat kami perbaiki dan tingkatkan.”

Di kawasan Asia-Pasifik, industri pariwisata Indonesia juga menduduki peringkat ke-8 dan masuk 10 besar.

Namun, masih ada tantangan yang perlu Kemenparekraf untuk terus maju. Berbagai indikator seperti indikator sosial ekonomi masih peringkat 80, kesehatan dan kebersihan masih peringkat 82, dan terakhir diikuti pemeliharaan infrastruktur pariwisata. Dalam indikator ini, Indonesia menempati peringkat terbawah di peringkat 91.

Melihat hal tersebut, Sandiaga Uno telah menyiapkan beberapa cara untuk menyempurnakan metrik tersebut. Salah satunya adalah memberdayakan generasi muda untuk meningkatkan infrastruktur, terutama melalui pendidikan lebih lanjut di bidang pariwisata.

Di sini kami juga bekerja sama dengan Kemenparekraft, salah satunya bekerja sama dengan UPH (Universitas Pelita Harapan),” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *