Oktober 5, 2022
Spread the love

Seiring dengan meningkatnya pemanasan global, transisi dari konsumsi energi fosil ke energi terbarukan (EBT) menjadi penting. Jika Indonesia termasuk negara kepulauan, dampak pemanasan global akan sangat terasa.

Namun, transisi ke EBT membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai elemen kunci. ITPLN (Institut Teknologi PLN) berperan dalam menghasilkan lulusan yang profesional di bidang energi terbarukan.

Ewa Garniwa, Presiden Institut Teknologi PLN, mengatakan Sabtu, 6 April 2022. judi bola slot

ITPLN merupakan hasil perubahan di Sekolah Tinggi Teknik PLN tahun 2020. Dengan perubahan tersebut, IT PLN telah membangun fakultas yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Ewa menambahkan, ”Seluruh sivitas akademika ITPLN harus menjelaskan visi kampus ke kurikulum dan kurikulum masing-masing universitas.”

Meski bernama PLN, Iwa menegaskan ITPLN bukanlah sekolah resmi. Kampus ini terbuka untuk kerjasama dengan industri lain, termasuk di luar sektor energi.

PLN memberikan kesempatan kepada mahasiswa ITPLN untuk magang di mana saja,’ katanya.

Namun tentunya ada keuntungan bagi lulusan ITPLN untuk bergabung dengan BUMN Electric.

Seorang pejabat mengatakan, “Program belanja langsung akan diadakan mulai tahun ini, dan ini akan menjadi kesempatan bagi lulusan terbaik ITPLN untuk menjadi pegawai PLN.”

Ia menambahkan, “PLN akan memberikan program beasiswa berupa uang kuliah dan uang saku kepada mahasiswa ITPLN berprestasi dari semester tiga hingga kelulusan universitas bersamaan dengan program belanja langsung.”

Mahasiswa dan instruktur ITPLN juga berkesempatan melakukan penelitian di Puslitbang PLN.

Menurut Iwa, percepatan transisi EBT membutuhkan sumber daya manusia yang terpercaya. Perlu diingat bahwa penggunaan energi Indonesia saat ini masih didominasi oleh energi fosil yang tidak ramah lingkungan.

“Lebih dari 60% pembangkit listrik menggunakan batu bara, sedangkan hampir setiap rumah tangga menggunakan gas,” kata Ewa.

Sebelumnya, digitalisasi proses bisnis dan layanan internal PTPLN (Persero) meningkatkan customer experience dan efisiensi proses bisnis hingga Rp 10,85 triliun.

Darmawan Prasodjo, Ketua Umum PLN, mengatakan proses digitalisasi operasional PLN tidak lagi bersifat parsial, tetapi secara terpadu, inklusif, dan inklusif dengan melibatkan banyak pemangku kepentingan.

Digitalisasi sebagai bagian dari inovasi PLN kini dapat memberikan manfaat dari segi efisiensi bisnis dan kemudahan layanan pelanggan,” ujarnya. Rabu (1/6/2022).

Darmawan mengatakan transformasi PLN didorong oleh kebutuhan modern. Termasuk perubahan status ketenagalistrikan Indonesia yang sebelumnya defisit menjadi surplus.

Situasi pandemi Covid-19 juga menghadirkan tantangan yang sudah menjadi motor penggerak percepatan proses transformasi PLN.

Per 21 April 2020, PLN telah mencanangkan Program Transformasi PLN, dengan salah satu agendanya adalah digitalisasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Darmawan menjelaskan, banyak program digitalisasi yang telah membantu efisiensi bisnis internal.

Pertama, pembelian digital mendigitalkan proses pembelian dari awal hingga akhir. Jadikan proses lebih transparan, lebih sederhana dan lebih efisien. Pembelian digital ini dikatakan telah menghemat Rs 1,608 triliun dalam biaya operasional.

Kedua, digitalisasi pembangkit listrik (digital power plant) untuk pengoperasian yang sederhana dan hemat biaya. Setidaknya digitalisasi pembangkit tersebut menghemat Rp 100,2 miliar.

Ketiga, keistimewaan distribusi digital yang membuat proses pemeliharaan menjadi lebih efisien dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat. Program ini menghemat hingga Rs 235,6 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.