Februari 3, 2023
Spread the love

Pelatih Malaysia U-23 Brad Maloney mengakui kehebatan Vietnam setelah timnya tersingkir di perempat final sepak bola putra di Black Sea Games 2022.

Timnas U-23 Malaysia tak punya pilihan selain terhenti di semifinal tadi malam (19/5/19) Kamis (19/5/2022) setelah kalah satu gol dari Vietnam tanpa balas.  rekomendasi slot online

Meski kalah kualitas, pemain Malaysia U-23 mampu mempersulit tuan rumah Vietnam memenangkan pertandingan.

Hal itu terbukti saat Vietnam harus mengalahkan Malaysia di babak overtime.

Dengan sundulan Tien Linh, tim Vietnam U23 akhirnya mengalahkan Malaysia.

Menanggapi kekalahan tersebut, Brad Maloney menjadi pelatih yang bangga dengan perjuangan para pemain di lapangan.

Dia juga mengakui bahwa lawannya sangat sulit dikalahkan karena dia memiliki strategi yang sangat baik dan kondisi fisik yang baik.

Maloney mengatakan kepada Thethao247 “Saya sangat bangga dengan para pemain yang memberikan yang terbaik sepanjang pertandingan. Saya senang bisa menang.”

“Sejujurnya saya akui Vietnam punya strategi dan kondisi fisik yang sangat bagus.”

“Jujur, tuan rumah Vietnam adalah tim terkuat di SEA Games dan pantas menang hari ini,” tambah Maloney.

Maloney pun meyakini SEA Games 2022 akan memberikan pengalaman berharga bagi pemain yang masih tergolong muda.

Maloney mengakui: “SeA Games ke-31 memberi kami banyak kesempatan untuk bermain melawan lawan yang kuat.”

“Ini membantu pemain yang sangat muda untuk memiliki lebih banyak pengalaman.”

“Kami merasa perlu mengangkat kepala dan tidak perlu menyesal,” tambahnya.

Setelah kekalahan tersebut, Malaysia akan melakoni laga lagi melawan Timnas U-23 Indonesia untuk memperebutkan posisi ketiga di Black Sea Games 2022.

Meski hanya memperebutkan medali perunggu, pertandingan antara Malaysia dan Indonesia diperkirakan akan berlangsung sengit dan penuh kejutan.

Ini memperhitungkan persaingan dan reputasi kedua negara yang dipertaruhkan dalam pertandingan.

Bangga bisa mencapai semifinal dengan tim mereka saat ini, Malaysia jelas berpotensi menghambat peluang Indonesia meraih medali.

Selain itu, timnas Indonesia U-23 terguncang mental setelah kalah dari Thailand di semifinal, sehingga tidak berada di posisi ideal.

Apalagi, tiga insiden kartu merah dramatis yang diterima tiga pemain kunci Garudamuda semakin memperumit situasi.

Pasalnya, tiga pemain – Verza Andeka, Ricky Kambuaya dan Rasham Irianto – harus absen melawan Malaysia.

Alhasil, Malaysia mampu bersaing memperebutkan posisi ketiga dengan memanfaatkan situasi kompleks yang dihadapi Timnas Indonesia U-23.

Dikelola oleh Brad Maloney, Malaysia tampak seperti tim U-23 Indonesia yang siap merebut medali perunggu.

Perebutan medali perunggu antara Malaysia dan Indonesia akan digelar pada Minggu 22 Mei 2022 pukul 16:00 WIB.

(/ Doi Sitiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *