Desember 4, 2022
Spread the love

Massa yang tergabung dalam Federasi Gerakan Buruh Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa pada Sabtu siang (21/5/2022) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Menurut catatan di YouTube TV, pada 14:50 WIB, penonton berkumpul di sekitar area dan mulai mempersiapkan pidato untuk pertunjukan. agen slot gacor

Sebagian besar pengunjuk rasa mengenakan pakaian merah dan ikat kepala kuning.

Audiens juga diamati memiliki beberapa atribut pekerjaan.

Dia mencontohkan Ketua Majelis Serikat Pekerja Indonesia (KASBI), Nining Elitos, yang mengatakan pihaknya akan mengajukan 14 lamaran, bersama sejumlah organisasi serikat pekerja, mahasiswa dan mahasiswa.

Pencabutan semua undang-undang penciptaan lapangan kerja, penolakan untuk mempertimbangkan kembali undang-undang penghidupan, pemotongan harga kebutuhan sehari-hari, bahan bakar, minyak goreng, TDL, ELPIJI, PDAM, TOL, PPN, PUPUK, penolakan untuk menunda pemilihan presiden, perpanjangan masa jabatan presiden 2022) pernyataan disebut untuk mengakhiri tindakan keras terhadap gerakan massa, penangkapan hakim, pemenjaraan koruptor dan penyitaan uang.

Sementara itu, peringatan keamanan telah dikeluarkan hingga 5.750 peserta sehubungan dengan acara ini.

Rencananya, aksi unjuk rasa akan digelar di gedung MPR/DPR dan kawasan patung kuda di Jakarta Pusat.

Diberitakan, Federasi Gerakan Rakyat Buruh (JPRAC) akan menggelar demonstrasi di berbagai tempat di Jakarta pada Sabtu (21/5/2022).

Demonstrasi akan dimulai di gedung ILO di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Setelah itu, massa akan berkonsentrasi di depan Istana Merdeka di Jakarta Pusat.

Kami menuntut semua elemen rakyat, dan mari kita terus berjuang bersama dalam solidaritas dan membangun persatuan dalam gerakan massa untuk melawan kekuatan ketidakadilan yang semakin meningkat,” kata Ninening Illitus.

Kirim 14 klaim

Berikut 14 tuntutan yang diajukan koalisi Gebrak selama protes buruh.

1. Berhenti membahas Undang-Undang Penciptaan Lapangan Kerja (UU) Inkonstitusional dan berhenti mencoba meninjau undang-undang yang akan membuat undang-undang tersebut.

2. Berhenti mengkriminalisasi gerakan rakyat dan menyelesaikan pelanggaran HAM.

4. Penangkapan, pengadilan, pemenjaraan dan kemiskinan para koruptor.

5. Redistribusi kekayaan negara (pemberian jaminan sosial untuk pendidikan, kesehatan, perumahan dan fasilitas umum, makanan gratis untuk masyarakat).

6. Memberlakukan Housekeeper Act dan melindungi pekerja migran.

7. Mencapai reformasi pertanian sejati dan mencegah perampasan sumber daya pertanian.

8. Penolakan untuk menunda pemilihan dan memperpanjang masa jabatan presiden

9. Memberikan partisipasi masyarakat yang seluas-luasnya dalam skema peninjauan kembali Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

10. Undang-Undang Nomor 2000 tentang Serikat Pekerja. 21 Penolakan Modifikasi.

11. Kami melindungi pejabat non-publik (pegawai internal KB, guru honorer, nelayan, pekerja kelautan) dan artikel/artikel online, dll, dan menjamin keamanan kerja.

12. Penghapusan sistem kontrak kerja, outsourcing dan sistem pelatihan vokasi.

13. Hentikan upah rendah dan terapkan Upah Hidup Nasional.

(/ Suci Bangun DS/ Abdi Ryanda Shakti, Wartakotalive.com/Leonardus Wical Zelena Arga)

Lihat berita lain terkait protes 5.21

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *