Desember 4, 2022
Spread the love

Petualangan Prajurit Dokter TNI Angkatan Darat telah berakhir di Tarakan. Anggota Kodam 0907/Tarakan berhasil menangkap inisial TNI F (35) yang bekerja memeras uang rakyat.

Satuan dan wakil satuan berkata: “Delapan hari yang lalu seorang warga melaporkan ke Alkudem bahwa seseorang mengaku sebagai Babinsa. Dia (pelaku P) memohon kepada restoran, toko, dan warga. Kami Setelah konfirmasi, terungkap bahwa dia bukan dari Babinsa .” 0907 / Tarakan, Letda Inf Jomensen Hutajulu di Kodim 0907 / Mabes Tarakan, Senin malam, (30/5/2022).  slot hoki

Pelaku “F” ditangkap di Kampung Satu Skip di Tarakan tengah. Ia kemudian langsung dipindahkan ke 0907/Tarakan Makodim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dalam gugatannya, F mengaku sebagai TNI dan meminta uang kepada warga. Kodim 0907/Tarakan sebelumnya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pemerasan terhadap Babensa.

Namun, saat diselidiki Kodim 0907/Tarakan, terungkap bahwa pria berinisial F adalah warga sipil yang mengaku sebagai Babinsa.

Petugas Kodim 0907/Tarakan berlari mengamankan Babinsa palsu tersebut setelah mendapat informasi dari warga tentang keberadaan pelaku.

Pihaknya mendapat informasi bahwa F berada di Kampung Satu Skip dan akhirnya F berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Mulai saat ini, pria tersebut telah diserahkan ke polisi Tarakan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pak P yang bekerja sebagai chef dituding memeras beberapa warga. Padahal, hal itu sangat merugikan citra berdirinya TNI.

Bahkan informasi yang didapat pelaku F mengaku berasal dari Korps Marinir Indonesia dan Papenkamtapemas.

“Tidak ada kekerasan, tapi ada eksploitasi. Masyarakat dirampok uang dan lainnya. Bukan menyalahgunakan kualitas TNA, tapi ada agen. (F) Kodim 0907 / Atas nama Tarakan dan babinsa “

Bahkan Babinsa palsu yang meresahkan masyarakat pun mengaku melakukan kesalahan. Para tersangka mengaku sebagai tentara Indonesia karena ingin uang mudah.

Banyak tempat yang sering dikunjungi untuk bisnis adalah Kampung 1 dan Kampung 6, restoran, dan rumah bagi penduduk dan petani ganggang.

Menyikapi kasus ini, Komandan Kodim 0907/Divisi Tarakan Letkol Reza Fajar Lismana berharap seluruh warga Kota Tarakan tidak mudah percaya dengan mereka yang mengaku sebagai prajurit TNI.

Jika Anda menemukan salah satu dari ini, segera hubungi Babinsa atau Coramil terdekat Anda. Karena tidak menutup kemungkinan, pelaku yang memanfaatkan instansi TNI biasanya adalah orang-orang yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *