November 28, 2022
Spread the love

Produk alat musik Indonesia berhasil mencatat transaksi potensial sebesar USD 2,17 miliar atau sebesar Rp31 miliar di pameran The National Association of Music Merchants (NAMM) Show yang merupakan pameran tahunan alat musik nia terbesar.

Pameran berlangsung pada 3–5 Juni 2022 di Anaheim Convention Center, Amerika Serikat (AS). NAMM Show kembali digelar tahun ini setelah sebelumnya absen selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Keikutsertaan Indonesia pada pameran ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pada pameran tersebut, Paviliun Indonesia menghadirkan tiga produsen alat musik Indonesia yaitu Genta Guitar, Gula USA, dan Dr. Kotak yang menampilkan berbagai instrumen musik dan perlengkapannya dengan kualitas premium.  link slot gacor

Produk-produk tersebut juga telah melalui proses kurasi oleh ITPC Los Angeles sehingga layak ekspor dan dapat memenuhi permintaan pasar AS.

Untuk itu, ITPC Los Angeles berkomitmen mendukung dalam mempromosikan produk industri musik Indonesia untuk penetrasi pasar AS melalui pameran The NAMM Show 2022,” kata Kepala ITPC Los Angeles, Bayu Nugroho dalam keterangan tertulis/6/2022).

“Selain itu, sudah saatnya Indonesia hadir percaya diri dengan merek sendiri karena selama ini Indonesia hanya memproduksi bagi merek besar dunia. Hal ini menjadi penting sebagai tolak ahukur bagi ” lan ah ukur bagi perkembangt dia. julat mus industri sebuah

Bayu menjelaskan, produk alat musik dan pengeras suara asal Indonesia juga mendapatkan preferensi tarif khusus untuk masuk ke pasar AS melalui skema generalized system of preference (GSP).

“Dengan GSP, alat musik Indonesia mendapatkan keuntungan kompetitif yaitu keringanan/tanpa bea masuk untuk memasuki pasar AS dibandingkan produk serupa dari negara lain,” imbuh Bayu.

Berdasarkan data dari Global Trade Atlas, pada 2021, Indonesia merupakan pemasok alat musik terbesar kedua di AS setelah memiliki pangsa pasar sebesar 12,48 persen atau sebesar USD 192 juta.

Sedangkan untuk potensi ekspor alat musik petik, terutama gitar, nilai ekspor produk Indonesia ke AS pada 2021 meningkat sebesar 59,95 persen dari tahun sebelumnya dengan total nilai USD 28,1 juta dan pangsa pasar sebesar 14,24 persen.

Pada The NAMM Show, Genta Guitar berpartisipasi kembali tahun ini dengan membawa beragam gitar dan ukulele premium. Batik Seri Ukulele menjadikan ukulele seri paling diminati para kolektor.

Hal ini karena tingkat kesulitan pengerjaannya yaitu lukisan tangan dengan motif batik.Dr. Case merupakan produsen tas alat musik asal Bandung Kembali berpartisipasi dengan menampilkan tas perlengkapan musik, seperti tas gitar, tas ukulele, dan tas snar drum.

Sedangkan Gula USA mengikuti The NAMM Show untuk pertama kalinya, namun sudah berhasil menarik banyak perhatian para pembeli dengan menampilkan produk handmade bass dan elektrik guitar dengan kualitas premium.

Direktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti menjelaskan, antusiasme pengunjung mendatangi Paviliun Indonesia yaitu karena banyaknya variasi alat musik dan lokasi stan Indonesia yang strategis.

Sedangkan Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Los Angeles, Saud Purwanto Krisnawanberharap, dengan fasilitas GSP dan ajang The NAMM Show ini diharapkan pengusaha Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas dan varian produk serta spatuk alat.

NAMM Show pertama kali digelar yaitu 121 tahun yang lalu. The NAMM Show menampilkan lebih dari 3.500 yang berasal dari berbagai negara dan dihadiri oleh para musisi dan pembeli pada industri musik.

Ajang ini merupakan tempat berkumpulnya industri produk alat musik global dan menjadi tren alat musik yang digunakan oleh berbagai jenama besar dunia untuk peluncuran produk dan teknologi terbaru mereka.

NAMM Show 2023 akan kembali diselenggarakan di Anaheim, California. ITPC Los Angeles Indonesia berencana berpartisipasi untuk menambah dan memperluas alat musik, aksesoris, dan teknologi musik asal Indonesia. Nantinya, ITPC Los Angeles juga akan membawakan lebih banyak pegiat dari industri musik tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *