Oktober 5, 2022
Spread the love

Liputan6.com, Jakarta – Honda HR-V generasi terbaru memiliki satu variator dengan mesin turbo dan sekaligus varian tertinggi yakni HR-V 1.5L Turbo RS. Namun, di banyak negara, seperti Jepang, SUV dengan simbol “H” telah diperkenalkan sebagai varian hybrid.

Lantas, mengapa Indonesia lebih memilih all-new Honda HR-V dan turbo ketimbang hybrid? slot hoki

Honda HR-V Honda Motor Co., Ltd. Senior Project Leader Yoshitomo Ihashi mengatakan: The All New Automotive Operations, Monozukuri Center, berdasarkan riset di beberapa negara, saat ini mesin terbaik untuk Indonesia adalah mesin 1,5 liter turbo.

“Bisa nanti,” kata Yoshitomo dalam jumpa pers virtual yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada tanggal 5 (waktu setempat). Jika mesin hibrida memungkinkan di masa depan, kami dapat menemukan hibrida.” 24/2022). ).).

Jika mesin hybrid ini cocok untuk konsumen, dimungkinkan untuk mengembangkan unit ramah lingkungan untuk pasar Indonesia.

Yosak Bailey, Direktur Inovasi, Penjualan dan Pemasaran PT Honda Prospect Motor (HPM) sebelumnya mengatakan, pihaknya sedang mengkaji kondisi pasar tenaga listrik di Indonesia.

Kemungkinan besar pabrikan asal Jepang ini akan menghadirkan produk hybrid, karena Honda sendiri memiliki teknologi tersebut.

Bailey menyimpulkan, “Kami akan terus mengkaji bentuk pasarnya. Jika demikian, listrik seperti apa yang akan memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia”.

* Apakah itu nyata atau scam? Untuk memverifikasi kebenaran informasi yang disebarluaskan, silakan kirim Liputan6.com Fact Check Number 0811 9787670 ke WhatsApp dengan kata kunci yang diperlukan.

Masalah chip semikonduktor terus menjadi batu sandungan ketika datang ke model produksi oleh PT Honda Prospect Motor (HPM). Salah satu kendaraan yang terkena imbasnya adalah Honda HR-V generasi terbaru yang belum lama ini resmi diluncurkan di pasar otomotif dalam negeri.

Josak Bailey, Direktur Inovasi Bisnis, Penjualan dan Pemasaran PT HPM, mengatakan jumlah pesanan sejak peluncuran hingga Jumat (20 Mei 2022) mencapai 9.032. Namun, baru sekitar 3.100 unit yang didistribusikan dari pabrik ke dealer.

Pada Media Test Drive HondaHR-V, Bailey berkata, “Sekitar 6.000 belum dikirim. Kami masih memiliki bagian chip semikonduktor yang ditahan. Namun, produksi telah meningkat bulan ini dan bisa antara 1.700 dan 1.800.” “. Senin (23 Mei 2022) di Sirkuit Mandalika.

Bailey menambahkan bahwa jumlah ini akan terus bertambah dalam beberapa bulan mendatang. Ini dapat diperluas, tetapi mudah-mudahan Anda mendapatkan lebih banyak komponen dari fondasi model baru.

“Kami berharap bisa mendapatkan pelanggan yang dijanjikan. Kami sudah meminta manajer kami untuk mengirimkan sebanyak yang kami bisa, dan kami akan terus bekerja secepat mungkin. Target 12 bulan kami adalah 35.000, jadi seharusnya 3.000,” kata Bailey.

Sementara itu, kita berbicara tentang latensi. Sekitar 6.000 unit masih dijadwalkan untuk dikirim secara nasional, dan jumlahnya meningkat dari 1.500 unit bulan lalu, 1.700 unit bulan depan, dan dari 1.900 unit menjadi 2.000 unit.

“Kalau lihat di Jakarta ya sterbo (pivot) RS two tone bisa keluar September, tapi operasinya lebih lama dan tipe SE paling laris 59%, tapi bisa Juli atau Agustus. Itu baru akan terjadi bulan depan,” tutup Bailey.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.