Desember 4, 2022
Spread the love

Jakarta-Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, mengatakan tahun lalu jumlah kasus COVID-19 meningkat selama perayaan Natal dan Tahun Baru dengan Idul Fitri.

Menurut catatan pemerintah, ini terjadi antara 27 dan 34 hari.

Sebaliknya, Bode mengatakan pihaknya menemukan peningkatan kasus baru pada hari ke-40. slot gacor malam ini

Kemudian Bode mengatakan setiap kali pemerintah melihat lonjakan di setiap negara, alasannya bukan hari raya keagamaan yang besar.

Dia mengatakan dalam konferensi pers virtual, Senin (13/6): “Lebih disebabkan oleh variabel baru. Jadi kenaikan ini sudah dimulai oleh variabel baru. Ini juga berlaku untuk negara selain Indonesia yang hari raya keagamaannya berbeda dengan kita.” / 2022).]

Dengan setiap jenis baru yang muncul, kasus Covid-19 terus meningkat.

Sementara itu, Bode mengatakan jika pemerintah membebaskan penggunaan masker di luar ruangan.

Bode mengatakan bahwa salah satu kriteria terpenting untuk transisi dari pandemi ke pandemi adalah penahanan.

Protokol kebersihan telah menjadi standar di semua masyarakat. Ini bukan sesuatu yang dipaksakan oleh pemerintah.

Bodhi berkata lagi, “Ketika masyarakat menjadi sadar akan kebiasaan penularan,” katanya.

Di sisi lain, disarankan untuk memakai masker di ruangan tertutup tanpa ventilasi dan di ruangan ber-AC. Kemudian, jika ada kerumunan di luar dan ada yang batuk dan tidak sehat, lebih baik memakai masker.

Ia menutup dengan mengatakan, “Ini adalah proses pendidikan, jadi tidak memaksa keputusan. Dimana tanggung jawab untuk melindungi kesehatan seseorang? Proses ini terserah masing-masing individu.”

Akankah sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5 memulai gelombang baru Covid-19?
Sub-varian baru Omicron BA.4 dan BA.5 terus meningkat di Indonesia.

Empat kasus pertama dilaporkan di Bali minggu lalu, tetapi sekarang jumlahnya meningkat menjadi delapan dan 12 sedang dalam analisis.

Pakar kesehatan FKUI Profesor Tjandra Yoga Aditama mengatakan, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

“Jadi dalam beberapa hari, 20 dari empat yang pertama menjadi 20, meningkat lima kali lipat,” katanya dalam pesan tertulis, Selasa (14/6/2022).

Dia juga mengatakan alternatif akan menjadi dominan di Eropa dalam beberapa minggu mendatang.

Peningkatan kasus tergantung pada dua faktor. Pertama, perlindungan kekebalan.

”Tergantung cakupan dan waktu imunisasi petugas kesehatan kita sebelumnya lebih dari 6 bulan,” katanya.

Kedua, merupakan gambaran atau lanskap gelombang yang pernah terjadi sebelumnya.

“Secara keseluruhan, tidak ada bukti yang lebih buruk dari ini, tetapi kita perlu ekstra waspada terhadap peningkatan rawat inap (dan unit perawatan intensif) pada pasien berusia di atas 100 tahun,” kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tenggara. Direktur Penyakit Menular Asia. 60 atau 65 tahun. Normal”.

Sampai saat ini, data tentang kemanjuran antibodi monoklonal (mAbs) pada pasien BA.4 dan BA.5 masih dikumpulkan.

“Apakah efeknya sedikit berkurang, atau masih dipelajari,” tambahnya.

Diketahui bahwa European Centers for Disease Control and Prevention (ECDC
) meningkatkan klasifikasi BA.4 dan BA.5 dari Variables of Interest menjadi Variables of Interest (VOC) pada 12 Mei 2022.
Perbedaan ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan. Januari dan Februari 2022.
BA.4 dan BA.5 adalah bagian dari clade omicron (B.1.1.529)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *