Oktober 5, 2022
Spread the love

Menteri Koordinator Penanaman Modal dan Investasi Maritim (Minku Marvis) Jenderal (Birn) Luhut Bensar Pandjaitan atau Menko Luhut meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang dibangun PT PLN (Persero) di Kecamatan Candi Borobudur, Magelang Tengah, Jawa dan Candi Prambanan, Sulaiman, Yogyakarta Sabtu (4/6). link bolagila

Terletak di Destinasi Unggulan Wisata Prioritas (DPSP), SPKLU Fast Charge merupakan SPKLU Green Tourism pertama di Pulau Jawa. Green tourism merupakan konsep pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selain itu, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) SPKLU Kartika Wirjuwatmugo, Direktur Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Abdullah Azor Anas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Ketenagalistrikan, Pelantikan Departemen Pertahanan Energi dan Mineral Resources (ESDM) Rida Muliana, Direktur Bisnis Regional PLN Haryanto WS, Direktur PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono.

Luhut secara khusus mengapresiasi tindakan PLN untuk mensubsidi kendaraan listrik bertenaga baterai (KLBB) di kawasan wisata. Selain untuk subsidi kendaraan operasional berbasis listrik, Lohut mengatakan dengan adanya SPKLU di Candi Borobudur dan Prambanan juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Ini juga menjadi bukti keseriusan Indonesia mengembangkan kendaraan listrik dan menciptakan energi bersih,” kata Luhut, Sabtu (6 April 2022).

Luhut bahkan mendorong seluruh destinasi DPSP untuk mengganti semua kendaraan berbahan bakar fosil (bertenaga minyak bumi) dengan kendaraan listrik. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk menciptakan pariwisata hijau sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap energi bersih.

Direktur PLN Darmawan Prasodjo, diwakili sebagai direktur bisnis regional Jawa, Madura dan Bali, Haryanto WS menjelaskan, pengisian cepat SPKLU dengan kapasitas 50 kW diharapkan dapat mendukung pengoperasian kendaraan listrik di Candi Borobudur. Candi Prambanan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atas langkah yang dilakukan untuk meluncurkan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi yang menghubungkan titik-titik utama pariwisata seperti bandara, hotel, dan tempat wisata.

“Pengoperasian SPKLU ini merupakan bentuk keseriusan PLN dalam mengurangi emisi karbon dengan mempercepat transisi energi bersih di berbagai sektor, termasuk pariwisata,” kata Haryanto.

Haryanto mengatakan PLN akan terus mendukung penuh kebutuhan infrastruktur kelistrikan, terutama untuk destinasi wisata. Haryanto mengatakan, saat ini PLN telah menerjunkan SPKLU di lima destinasi wisata, yakni Kecamatan Candi Borobudur, Kecamatan Candi Prambanan, Labuan Bajo, Lombok, dan Bali.

“Pemasangan SPKLU di DPSP Danau Toba, Likupang dan Mandalika akan kami selesaikan pada Oktober tahun ini,” tambah Haryanto.

Haryanto mengatakan penggunaan kendaraan wisata listrik dan pengoperasian SPKLU di kawasan Candi Borobudur dan Prambanan merupakan salah satu upaya mereka untuk mengembangkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Dukungan ini dibuktikan dengan terus bertambahnya jumlah SPKLU di tanah air. Sejauh ini, PLN telah mendaftarkan 129 pembangunan SPKLU di 98 cabang di seluruh Indonesia. Targetnya, ada tambahan 40 unit SPKLU yang tersebar di 28 lokasi hingga akhir tahun 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.