September 29, 2022
Spread the love

Muhajir Effendi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Jakarta, Liputan6.com, mengatakan proses kepulangan Lebaran 2022 berjalan dengan baik.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers usai rapat evaluasi ekstradisi dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022. slot kamboja

Baca juga

Mohajer menjelaskan alasannya cukup memuaskan karena kita bisa melihat melalui enam variabel atau variabel penanganan repatriasi Lebaran.

Ia melanjutkan, “Ada 6 sampai 6 variabel yang diperhatikan presiden untuk pulang kampung. Pertama pengaturan lalu lintas, kedua pengendalian Corona 19, dan ketiga bahan baku, bahan pangan, bahan bakar, dll. Juga booster. (imunisasi) .”

Ia melanjutkan, “Alhamdulillah keenam indikator atau enam variabel ini tercapai dengan sangat memuaskan.”

Seorang imigran bersyukur atas berkurangnya angka kecelakaan selama masa mudik 2022. Selain itu, kejadian di destinasi wisata juga mengalami penurunan yang signifikan.

Dia berkata, “Tahun ini, saat kembali ke rumah, jumlah kecelakaan menurun. Juga, jumlah kecelakaan di tujuan wisata sangat menurun hingga hampir nol.”

Muhadjir mengaku pernah mengalami kecelakaan di Kenjeran Park Surabaya di mana seluncuran ambruk di kolam renang. Ada luka-luka, katanya, tetapi tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.

“Saya bersyukur 16 orang terluka, tapi tidak ada yang meninggal,” katanya.

Di sisi lain, kata dia, jumlah pasien COVID-19 tidak meningkat signifikan sejak pemulangan Idul Fitri 2022.

Muhajir mengatakan jumlah kasus Covid-19 saat ini sudah menurun.

Muhajer mengatakan “Alhamdulillah. Sejauh ini, Covid tidak meningkat secara signifikan, tetapi cenderung menurun dan pencapaian vaksinasi termasuk (vaksinasi)”.

Sebelumnya, Jokowi mengapresiasi penyelenggaraan Lebaran 2022 atas arus repatriasi dan pemulangan yang dilakukan Kementerian Rhein dan TNI-Polri. Arus pulang pergi berhasil dikelola dan dinilai bebas dari kemacetan lalu lintas yang signifikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polri dan seluruh jajaran TNI dalam rangka mengelola arus repatriasi dan repatriasi. Secara umum saya bersyukur kepada Tuhan,” kata Jokowi saat memimpin rapat paripurna tingkat menteri. Senin (5 September 2022) di Istana Negara Jakarta.

Ia menyadari masih ada keluhan kecil dari masyarakat terkait reuni dan kepulangannya ke Lebaran. Namun, Jokowi senang melihat tidak akan ada kemacetan parah yang bisa memakan waktu beberapa hari selama kepulangannya dan kembali ke Idul Fitri 2022.

Dia mengatakan, “Jika keluhan kecil masuk, akan selalu ada kemacetan selama satu setengah hari, dan itu bisa diatasi selama dua hari seperti sebelumnya.”

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengatakan, kebijakan pemerintah menangani ekstradisi Lebaran tahun ini cukup berhasil. Dikatakannya, kesiapan infrastruktur lahan sangat besar pengaruhnya terhadap kelancaran pergerakan rumah.

“Perjalanan pulang-pergi relatif berhasil. Dampak infrastruktur darat sangat besar. Infrastruktur berhasil memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga tidak macet selama berhari-hari dalam perjalanan pulang,'” kata Tropos, Senin (23/23/ Mei 2022). .

Bahkan, kata Tropos, animo masyarakat terhadap pesta kampung sangat tinggi setelah dua tahun tidak bisa pulang kampung. Diakuinya memang masih ada kendala di beberapa titik, namun bisa diperbaiki dengan cepat dan tepat.

“Keamanan juga relatif baik. Ada beberapa kecelakaan dalam perjalanan pulang tahun ini,” katanya.

Pernyataan Tropos muncul sebagai tanggapan atas hasil jajak pendapat Seif Mogani Research and Consulting (SMRC) tentang kinerja Presiden Joko Widodo. Survei dilakukan pada 10-12 Mei 2022 dan diikuti 1.245 responden. 76,7% responden menyatakan sangat puas dengan kinerja presiden.

Peningkatan kepuasan masyarakat terhadap kinerja presiden tersebut karena keberhasilan penanganan COVID-19 dan pelaksanaan repatriasi. 74,6% responden puas dengan penanganan pandemi, dan 88% puas dengan layanan transportasi umum untuk pulang.

Trubus juga berterima kasih kepada pemerintah atas tanggapannya terhadap COVID-19. “Kami relatif berhasil memerangi epidemi. Dibandingkan dengan negara lain, bahkan Amerika Serikat, banyak negara Eropa, China dan Malaysia, kami berada dalam posisi yang lebih baik,” kata Tropos.

Tropos mengatakan keberhasilan epidemi juga berkaitan dengan keberanian presiden untuk memperkenalkan vaksin Sinovac yang saat itu banyak dicurigai.

Jadi ada prinsip kepatuhan masyarakat kepada pemimpin yang dipercaya.”

Diakuinya, ada masyarakat yang menolak divaksinasi. Pemerintah telah mengambil kebijakan pemberian vaksin gratis.

“Agar tidak membebani masyarakat. Ini untuk mendorong komunitas vaksin. Kami juga tegas dalam penegakan regulasi terhadap pemudik. Ini bisa dibilang sukses,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.