November 28, 2022
Spread the love

Pendanaan dan pengobatan pasien COVID-19 akan dialihkan ke BPJS Kesehatan.

Seperti diketahui, pemerintah selama ini menyediakan dana dan pengobatan untuk pasien COVID-19.

Pergeseran ini akan dilakukan ketika keadaan Covid-19 berubah dari pandemi menjadi endemik.

Karena pengobatannya seperti penyakit biasa. slot deposit ovo

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat situasi pandemi COVID-19 Indonesia berangsur surut.

“Nama ini endemik dan penyakitnya masih ada, tetapi sudah tidak epidemik lagi.”

“Karena akan diperlakukan seperti penyakit menular lainnya seperti TBC, yang terutama terkait dengan bakteri, virus, dan jamur yang dijangkitinya.”

“Kalau nanti dinyatakan epidemi, otomatis menjadi penyakit menular biasa. Karena penyakit menular umum, pengobatannya juga biasa saja.”

Mohajer mengatakan pada Minggu (22/5/2022) bahwa “Biaya akan dialihkan, termasuk nanti, dan dukungan langsung pemerintah hingga saat ini akan dialihkan ke BPJS.

Melihat situasi saat ini, situasi COVID-19 di Indonesia semakin rendah.

“Fakta ini mempersiapkan Indonesia untuk transisi dari epidemi ke endemik,” kata Muhajir.

Rumah pemain juga ditutup.

Jika pandemi COVID-19 benar-benar menjadi pandemi, pemerintah berencana menutup pusat perawatan pasien COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Informasi tersebut disampaikan Muhajir pada Kamis, 19/5/2022, mengutip.

Muhajer berkata “ya, kalau tidak ada wabah akan ditutup”.

Seperti diketahui, pemerintah kini telah mengambil langkah transisi dari pandemi ke endemik.

Pemerintah telah mengambil langkah awal dalam transisi dengan membuka masker di luar ruangan.

pembaruan COVID-19

Pada Sabtu (21/5/2022), pemerintah merilis data penambahan 263 kasus baru Covid-19 di Indonesia.

Jumlah ini meningkat dari Jumat (20 Mei 2022) sebanyak 250 kasus.

Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia menjadi 6.052.363.

Beruntung, jumlah pasien sembuh COVID-19 bertambah 254, sehingga total menjadi 5.892.126.

Menurut data dari gugus tugas Covid-19, jumlah kematian harian telah meningkat menjadi enam.

Korban tewas tambahan lebih tinggi dari tiga sebelumnya.

Akibatnya, jumlah kematian kumulatif Indonesia dari COVID-19 adalah 156.519.

(/ Jalouh dan Widia Wardani/ Fahdi Fahlawi) (/ Nicholas Ryan Aditya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *