Oktober 7, 2022
Spread the love

Jakarta – Saat ini tren minum kopi semakin marak. Kafe-kafe yang menawarkan menu minuman berbahan dasar kopi banyak dijumpai di berbagai kota, termasuk kota sekunder dan tersier.

Hal ini mendorong Tuvin untuk memperkenalkan mesin kopi Black Eagle Maverick dan grinder New Mythos dari Victorio Arduino di Indonesia. bocoran togel singapore

Pada saat yang sama, mereka memamerkan beberapa model mesin kopi tertua di dunia, dibuat pada tahun 1910 dan dipamerkan selama dua hari di Galeri dan Museum ART1 di Jalan Rajawali Slatan Raya, Jakarta, pada 20-21 Mei 2022.

Spare part untuk pengait mesin Black Eagle juga dipamerkan dalam pameran ini.

Pada hari pertama, pameran diisi oleh brand ambassador Victoria Arduino Indonesia Mikael Jasin dan para pemenang Indonesian Barista Championship 2019-2020 memberikan presentasi dan workshop fitur terbaru Maveik dan New Mythos.

Mesin tersebut juga memperkenalkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan pembuatan cup yang lebih presisi.” Jasin, Jumat (20/5). /2022). Kopi.

Dijelaskannya, kedua mesin ini cocok untuk pemilik kopi profesional atau pemilik bisnis yang tertarik dengan kualitas rasa.

Di hari kedua dibuka untuk umum dan pengunjung bisa menikmatinya.

Dalam pameran ini, ditampilkan mesin espresso Victoria Arduino tertua dari tahun 1910 dan Victoria Arduino Avalve dari tahun 1933.

Pengunjung dapat mempelajari sejarah panjang Arduino Victoria dari waktu ke waktu melalui seni instalasi ‘Journey’.

Untuk menarik perhatian masyarakat dan pecinta seni, Toffin Indonesia menggandeng ART1 menyelenggarakan lomba melukis di negeri kopi.

Barista Jasin menjelaskan kepada Maverick bahwa dia melihat beberapa keunggulan utama. Pertama, bentuknya lebih kecil dan ramping.

“Teknologi baru ini menyederhanakan Maverick dari versi sebelumnya. Ini akan terlihat lebih menarik,” jelas Jasin.

Kedua, distributor dianggap lebih berkelanjutan atau ramah lingkungan. Menurut Jassen, teknologi T3 built-in memungkinkan Maverick memiliki presisi dan kontrol yang sama, tetapi dapat mengurangi penggunaan energi hingga 37%.

“Jadi splitter ini lebih hemat energi. Hal ini dicapai dengan mengurangi volume boiler dengan bahan stainless steel.”

Yang ketiga ramah pengguna. Jasin mengatakan fitur preset Maverick memungkinkan Anda untuk mengatur pengaturan yang berbeda di kafe Anda. Hal ini memudahkan barista pemula sekalipun untuk memadukan kopi dengan rasa yang sempurna.

“Misalnya ada beberapa barista di kios. Nah, outletnya hanya butuh satu barista senior untuk mengatur pengaturan awal untuk digunakan oleh barista senior lainnya. Jadi junior tidak harus menyesuaikan semua pengaturan. Mari kita mulai dari awal. .” Jasin menjelaskan betapa mudahnya seorang barista pemula menghasilkan kopi yang enak.

Harga per unit mesin espresso premium ini mulai Rp 215 juta.

Seorang Grinder New Mythos bernama Jasin mengambil kelas. Pasalnya, grinder modern ini menawarkan fitur yang lebih kaya dengan empat pilihan mesin yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemilik bisnis.

“Jadi semakin banyak fitur layar sentuh yang user-friendly, Clima Pro untuk kontrol suhu yang lebih mudah melalui layar sentuh, dan Zero Waste untuk mengurangi kemungkinan biji kopi terbuang di mesin,” kata Jaeshin.

New Mythos sendiri memiliki empat pilihan: MY75, MYG75, MY85 dan MYG85, dengan harga mulai dari Rs 42 juta.

Black Eagle Maverick memiliki fitur yang sama dengan T3 Genius, sebuah evolusi teknologi T3 yang memberikan presisi dan kontrol yang sama tetapi mengurangi konsumsi daya hingga 37%. Hal ini dicapai dengan mengurangi volume boiler stainless steel.

Keunggulan lainnya adalah sistem Steam by Wire yang diperbarui, yang dapat memberikan kualitas yang sama dengan steam kering. Ini dapat dicapai dengan menambahkan tiga kontrol pembersihan dan pemisahan uap antara bejana dengan kapasitas berbeda.

Black Eagle Maverick juga dapat meningkatkan bentuk dan berat grup sebesar 23% untuk meningkatkan laju panas, kecepatan, dan akurasi yang responsif. Elektronik baru juga dapat secara tepat mengontrol elemen pemanas.

Fitur lainnya adalah teknologi PureBrew, metode inovatif untuk menyeduh espresso dan kopi pada tekanan rendah, diterapkan dengan filter kopi berbentuk kerucut mesh ganda yang dipatenkan oleh Victoria Arduino untuk membuat PureBrew, metode filter baru untuk menyeduh kopi. . Lebih manis dan enak.. Sepenuhnya. Harga mesin espresso ini mulai dari Rp 215 juta.

Sementara itu, New Mythos menawarkan fitur-fitur menarik dengan empat pilihan mesin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemilik bisnis.

Yang terbaik dari semuanya, tampilan layar sentuh jauh lebih ramah pengguna dan memudahkan pembuat kopi untuk mengubah pengaturan dan membaca informasi tentang seluruh kontrol mesin kopi. Barista juga dapat menyimpan pengaturan penggilingan kacang hingga 20 resep.

Fitur lainnya adalah Clima Pro, di mana klub dapat mengatur suhu yang berbeda atau mematikan sistem melalui layar sentuh. Semua ini mudah diprogram.

Untuk meningkatkan kinerja, sistem ventilasi dapat ditempatkan di bagian belakang untuk meningkatkan sirkulasi udara dan treadmill dapat diposisikan lebih strategis. Sistem elektronik baru ini juga menyediakan kontrol presisi untuk menjaga stabilitas termal.

Mythos baru tersedia dalam empat varian: MY75, MYG75, MY85, dan MYG85, dengan harga mulai dari Rp42 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.