Oktober 7, 2022
Spread the love

Pelatih sekaligus mantan pebalap motor Manuel Poggiali mengungkapkan rasa bangganya kepada pebalap pionirnya, Ina Bastianini.

Sebagai juara dunia dua kali, dia mengakui kemampuan luar biasa seorang pebalap Italia untuk memenangkan tiga gelar di musim 2022. slot gacor

Prestasi ini dipuji oleh Manuel yang kini menjadi pelatih balap di Gresini Racing.

Manuel menjelaskan bahwa dia bangga dengan keterampilan manajemen sepeda motor anak-anaknya.

Apalagi seorang kontestan bernama Bestia sempat mengejarnya dengan mengancam kontestan lain dari belakang.

Ini adalah kemampuan yang luar biasa dan sering menjadi inti dari penghancuran kejuaraan Bestia.

Mengejar lawan seringkali membuatmu merindukannya.

Bahkan dengan Bestia di depan, pembalap Tim Satelit sangat bagus dalam kontrol jelajah.

Maka tak heran jika pebalap yang mencatatkan rekor luar biasa sejak awal musim 2022 itu sudah meraih tiga gelar.

Melihat prestasi dan kemampuan Bastianini yang impresif, Manuel mengaku tak ingin terlalu jauh mematok target.

Pelatih di San Marino, Italia ingin mendapatkan hasil di setiap balapan.

Tujuan realistis ini juga melihat ketidakpastian MotoGP musim ini.

Jadi dia hanya ingin anak angkatnya terus melakukan yang terbaik di setiap sesi.

Manuel tidak hanya bangga dengan keberhasilan Bastianini, tetapi ia juga mengungkapkan kegembiraan atas pencapaiannya sebagai pebalap rookie.

Adalah Fabio Di Giannatonio yang mencetak gol pertama dalam balapan Seri ke-7 di Le Mans, Prancis.

“Kamu harus menghadapinya dengan tenang.”

“Alasan kami mencoba bekerja dari perspektif balap adalah karena di sinilah poin masuk dan itulah mengapa kami harus efisien,” kata Manuel.

Tak ada salahnya menunggu dua pebalap handal Gresini itu beraksi pada Minggu (29 Mei 2022) di Mugello, Italia.

(/Nikken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.