Oktober 5, 2022
Spread the love

Gambar prototipe Yamaha E01 diunggah oleh Kantor Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Office) Kementerian Kehakiman Desain Industri No. Itu terdaftar di situs resmi 15/D1/2022. dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham).

Pada bagian deskripsi disebutkan bahwa rancangan visual yang diusulkan memiliki fungsi sebagai media transmisi untuk motor listrik. slot singapore

Yamaha Hatsudoki Kabushiki Kaisha (Yamaha Motor Co., Ltd), yang berbasis di Iwata, Jepang, adalah pemegang paten. Artikel ini dilindungi di Indonesia mulai 28 Januari 2022.

Lantas yang menjadi pertanyaan, apa langkah Yamaha Indonesia selanjutnya setelah paten desain motor listrik E01 terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan apakah bisa dijual dalam waktu dekat?

Terkait hal tersebut, Antonius Widiantoro, YRA dan Community Public Relations Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mencoba. Menurutnya, paten produk tidak selalu berkaitan dengan rencana peluncuran. Namun, ini adalah langkah untuk memastikan desain yang memenuhi kebutuhan internal perusahaan Anda.

“Paten itu legal dan Anda tidak perlu menjualnya. Ini adalah langkah untuk memastikan orang lain tidak mengenali desain Anda. Saya rasa tidak masalah jika Anda memiliki paten. Begitu juga dengan pesaing Anda, ‘ kata Anton di JIExpo Kemayoran. , baru-baru ini di Jakarta Pusat.

Terkait kasus Yamaha E01 di Indonesia, Anton mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan segala persyaratan untuk pengujian konsumen. Yamaha Jepang telah mengalokasikan total 20 unit untuk memenuhi persyaratan proof-of-concept (PoC) pasar Indonesia.

“Mudah-mudahan bisa dicoba nanti di semester dua. Jadi kami ingin benar-benar menguji E01 dan melihat bagaimana pengaruhnya terhadap kebiasaan berkendara di Indonesia, termasuk iklim, cuaca, dan daya tahan baterai. Ini yang belum diuji Yamaha hanya di negara-negara tropis, tetapi juga di Eropa.

Yamaha E01 ditenagai oleh baterai lithium-ion berkapasitas 4,9 kWh pada 5.000 rpm atau output maksimum 8,1 kW (10,8 hp) dan torsi 30,2 Nm pada 1950 rpm. Jarak tempuh maksimal motor listrik ini diklaim mampu menembus 130 km di Eropa menggunakan metode perhitungan kelas 1 WTMC.

Yamaha menjelaskan bahwa ada 3 cara untuk mengisi charger E01. Cara tercepat adalah dengan menggunakan pengisi daya cepat yang dapat mengisi daya hingga 90% dalam satu jam. Yang kedua adalah charger biasa yang bisa dipasang di rumah, yang bisa diisi dari keadaan kosong dengan kecepatan pengisian 5 jam. Terakhir, charger portabel adalah yang paling praktis dan bisa dibawa kemana-mana. Opsi ini membutuhkan waktu 14 jam untuk mengisi penuh baterai saat habis.

Sepeda motor tanpa emisi ini mencakup banyak fitur teknis canggih seperti sistem pencahayaan LED penuh, pengukur panel digital penuh, mode daya, ABS 2 saluran, mode mundur, koneksi Y, sistem kontrol traksi, dan banyak lagi.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pertama kali memperkenalkan sepeda motor listrik E01 ke khalayak domestik di ajang International Motor Show (IIMS) 2022 pada April lalu. Tidak ada informasi rinci dari YIMM saat itu, kecuali bahwa produk tersebut akan digunakan untuk tujuan pengujian.

Sumber: Auto.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.