Oktober 4, 2022
Spread the love

Perwakilan DPP PDIP Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan secara aktif mengangkat anggota TNI atau Polri sebagai penjabat atau wakil kepala daerah.

Dia bilang tidak apa-apa asalkan kamu tidak melanggar aturan makan.

“Kita harus cek apakah melanggar konstitusi atau tidak. Kalau ya, silakan,” kata Degarot kepada wartawan, Senin (30 Mei 2022).  slot online terbaik

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan tidak ada perbedaan antara warga sipil dan tentara.

“Karena bagi kami tidak ada pembedaan selama sipil dan militer tidak akuntabel dalam satuan organik,” ujarnya.

Mantan Walikota Blitar adalah salah satu contohnya, dan Perwira Tentara Nasional Indonesia Polri diangkat pada 2018 ketika Sekretaris Jenderal Mahanas, Kumjin Paul M. Irawan, diangkat sebagai Pj Gubernur Jawa Barat.

Dia meminta rakyat memberi kesempatan kepada pejabat militer untuk bekerja dan mencapai hasil yang baik.

Dia menyimpulkan dengan mengatakan, “Tidak ada perbedaan antara sipil dan militer, tapi tolong beri saya kesempatan untuk menunjukkannya karena ada kerjasama yang erat antara sipil dan militer.”

Peneliti Formafi Lucius Karus telah menunjuk PNI/Poli sebagai penjabat direktur regional dan mendesak untuk segera diperbaiki.

Lucius dalam keterangannya, Sabtu (28 Mei 2022 di Jakarta) seperti dilansir Antara.

Hal itu dikatakannya menanggapi pengangkatan Brigjen Andy Chandra Asaduddin sebagai Pj Bupati Syram Barat Wilayah Maluku.

Ia mengatakan, “Saya kira inilah tahap yang ditakuti masyarakat ketika Tentara Nasional Indonesia (Polly) mengambil alih milisi pada tahun 1998.”

Titi Anggraini, anggota Direksi Perhimpunan Pemilihan Umum dan Demokrasi (Perludem), mengingatkan pentingnya mematuhi arahan yang tertuang dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Pj Presiden.

“Agar birokrat berfungsi dengan baik, pengangkatan harus bertepatan dengan sinyal dari keputusan MK,” kata Tite saat presentasi dalam webinar tentang masalah pengangkatan penjabat walikota di YouTube. Antara Channel Jumat (28 Mei 2022).

Dengan demikian, kata Tite, pejabat dapat menghindari spekulasi dan perdebatan serta terikat dengan mekanisme evaluasi yang terukur.

Salah satu petunjuk yang dia buat adalah bahwa penunjukan pejabat walikota lingkungan dapat dibenarkan selama pejabat yang ditunjuk adalah orang yang memenuhi syarat menurut undang-undang dan pejabat yang berwenang dapat mengevaluasi kinerjanya setiap saat.

Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi menolak mengangkat tiga pejabat (PJ) di daerahnya.

Diduga tindakan kepala daerah itu bukan hasil usul gubernur, melainkan hasil usul Menteri Dalam Negeri.

Terkait hal ini, kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Menurutnya, Ali Mazy sudah dihubungi.

Dia mengatakan dalam keterangannya, Selasa (24/5/2022) bahwa “khususnya kasus Sulawesi Tenggara, saya sudah menghubungi gubernur untuk memahami masalahnya.”

Menurut Tito, usulan itu merupakan hak prerogatif presiden, bukan hak prerogatif gubernur.

Ditegaskannya, usul penjabat kepala daerah itu disusun berdasarkan mekanisme hukum dan asas profesionalisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.