Oktober 7, 2022
Spread the love

rumor yang beredar bahwa Pemprov DKI Jakarta berencana mencabut PPKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat). PPKM akan dibatalkan dalam waktu dekat sekarang karena situasi COVID-19 di negara itu sepenuhnya terkendali.

Wiku Adisamito, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mengatakan rencana penghapusan PPKM masih menunggu keputusan pemerintah. Saat ini PPKM sedang berlangsung dan berkembang di luar Jawa-Bali dan Jawa-Bali mulai 24 Mei hingga 6 Juni 2022. link bursa bola

Saat dikonfirmasi Kesehatan Liputan6.com melalui SMS pada Rabu, 25 Mei 2022, Wiku mengatakan “PPKM saat ini masih berlaku. Pemerintah akan menginformasikan kepada masyarakat jika ada perubahan.”

Pemerintah memiliki peluang bagus untuk mencabut PPKM secepatnya.

Muhajir mengatakan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/5/2022) bahwa ”masa PPKM akan berlanjut jika keadaan terkendali (dihapus/dibatalkan).

Meski demikian, Mohajer Effendi menegaskan, pemerintah masih mempertimbangkan dengan cermat pendapat berbagai pakar saat memutuskan penghapusan PPKM. Menurut dia, sangat mungkin pemerintah akan mencabut ketentuan PPKM dan akan segera dilaksanakan.

“Sangat mungkin (pencabutan PPKM) secepatnya,” imbuhnya.

Perpanjangan PPKM hingga 6 Juni 2022 diatur dalam instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) yang dilakukan setiap dua minggu sekali.

PPKM Jawa – Perda Bali adalah PPKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 3(3), Level 2(2) dan Level 1(1) InMendagri No. 26 disebutkan. wilayah Jawa. Bali.

Sedangkan PPKM luar Jawa-Bali ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2022 untuk membatasi kegiatan masyarakat (PPKM) Tahap 3 (3), 2 (2), Tahap 1 (1) Infeksi virus Corona. (COVID-19) – 19). Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua

Savrizal Za, Direktur Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, dalam evaluasi PPKM yang dilakukan setiap dua minggu sekali, menunjukkan bahwa situasi COVID-19 di Tanah Air semakin membaik.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kesehatan Liputan6.com pada Selasa, 24 Mei, Safrizal mengatakan dalam keterangan resmi yang diterima Kesehatan

Pada daerah PPKM Level 2 mengalami penurunan dari yang semula 116 daerah menjadi 86 daerah, dan daerah di Tingkat 3 tetap membuka 1 daerah–Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur–serta tidak ada 4.daerah di

Selain itu, perpanjangan PPKM di luar Jawa-Pali juga sama, yaitu jumlah alam di level 1 bertambah dari 88 alam yang semula menjadi 170 alam. Sementara itu, jumlah wilayah tingkat 2 berkurang dari 276 menjadi 196.

Kemudian jumlah alam level 3 dikurangi dari yang asli 22 menjadi 20.

“Pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker, terutama di ruang terbuka yang tidak ramai,” tambah Sfrizal, “tetapi kami berharap ini terus berlanjut.”

Mohajer Effendi menambahkan, tidak hanya soal rencana pembatalan PPKM, namun salah satu indikator penularan endemik di Tanah Air adalah keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk santai dan mempertimbangkan kebijakan masker luar ruangan dengan udara yang baik. siklus. dari jarak yang aman.

Selain itu, pemerintah mulai menghapus kebijakan travel bubble pada pertemuan “7th Global Platform (GPDRR 2022)” yang akan diselenggarakan di Bali, Nusa Dua pada 23-28 Mei 2022.

“Saya bertemu presiden dan dia setuju tidak ada gelembung dalam perjalanan ini,'” jelas Mohajer.

Konferensi Kemitraan Global Pengurangan Risiko Bencana yang akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 25 Mei 2022 akan menjadi test ground bagi transisi Indonesia ke pandemi COVID-19. Sekitar 4.300 peserta dari delegasi nasional akan menempati satu ruang pertemuan tatap muka.

“Peserta bisa kemana saja di Bali nanti. Kemarin hanya sebatas tempat berkumpul, tapi sekarang sudah buka.”

Mohajer mengatakan, promosi selanjutnya adalah kebijakan melepas masker dari berbagai fasilitas umum lainnya, seperti angkutan umum, dan di ruangan yang berventilasi baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.