Oktober 5, 2022
Spread the love

Jakarta – Ahli kunci di Kantor Presiden Abraham Wirutomu menegaskan, pemerintah terus memantau kapasitas rumah sakit, obat-obatan dan oksigen untuk menangani masuknya strain Omicron BA.4 dan BA.5.

“Anda tidak bisa menunda-nunda atau jatuh sebelum kiamat datang,” kata Abraham kepada wartawan, Senin (13/6/2022). judi slot online

Seperti diketahui, satu bulan setelah Idul Fitri, jumlah kasus terkonfirmasi harian COVID-19 kembali meningkat.

Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per 9 Juni 2022 terdapat penambahan 556 kasus.

Peningkatan kasus ini disebabkan oleh strain baru Omicron BA.4 dan BA.5 yang masuk ke Indonesia.

Sejauh ini, peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia masih terpantau dengan baik, kata Abraham.

Hal ini karena tingkat positif dan tingkat penularan kasus rendah.

Namun Abraham mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan menerapkan imunisasi booster bagi yang tidak.

“Kami melihat peningkatan jumlah kasus sebagai peringatan. Untuk menjaga Indonesia di jalur yang benar melawan penyakit endemik, kita tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan dan menolak vaksin tambahan,” tambahnya.

Ibrahim juga mendesak elemen sosial untuk terus mendukung protokol kesehatan dan imunisasi untuk membantu mengakhiri pandemi tahun ini.

Sebagai informasi, subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia.

Sub-varian ini diketahui memiliki morbiditas rendah pada pasien positif yang dikonfirmasi.

Dua subkasus baru BA.4 dan BA.5 pertama kali dilaporkan di Indonesia pada 6 Juni 2022.

Ada empat kasus. yaitu 1 positif BA.4, WNI dengan kasus klinis tanpa gejala dan 2 dosis vaksinasi, 3 terinfeksi BA.5.

Tiga kasus klinis tersebut antara lain dua tanpa gejala dan satu dengan gejala ringan disertai sakit tenggorokan dan nyeri tubuh.

Rata-rata mereka mendapat imunisasi booster dan ada juga yang divaksinasi COVID-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.