November 30, 2022
Spread the love

 Jakarta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menjelaskan alasan belum optimalnya aturan uji emisi kendaraan di ibu kota. Menurutnya banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya uji emisi, padahal pemerintah telah menyediakan layanan tersebut secara gratis.

” Enggak bisa hanya uji emisi gratis saja dari pemerintah, tapi juga kesadaran dari pemilik kendaraan juga harus sadar sendiri,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta wartawan, dikutip Selasa (23/5/2022). link bola

Oleh karena kesadadaraan yang masih rendah, Asep mengatakan bahwa bakal bekerja sama dengan kepolisian untuk membuat beberapa langkah membangunkan masyarakat atas pentingnya uji emisi.

Asep menuturkan perlunya mempersembahkan kesadaran masyarakat seperti syarat atau sanksi diperlukan, guna meningkatkan kesadaran secara alami yang bakal menjadi kebiasaan.

Keterbatasan Bengkel

Selain soal kesadaraan, Asep juga mengatakan, hal lain yang menjadi masalah adalah keterbatasan bengkel untuk melakukan uji emisi.

Karena ada sekitar 14 juta motor dan 1,5 juta mobil, jadi perlu bengkel yang sangat banyak untuk uji emisi Teknisi uji emisi, kemudian penyediaan peralatan kel uji emiahsi, karena memang kami berharap sip, ” sambungnya.

Meski ada beberapa hambatan, Asep tetap menyatakan, pihak kepolisian sampai saat ini masih kewajiban kendaraan bermotor untuk melakukan iu.

“Ya memang kalau uji emisi masih terus kita kejar,” kata Asep saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Senin (23/5/2022).

Untuk itu, kata Asep, rencananya akan menggelar rapat khusus bersama Dinas Lingkungan Hidup se-Jabodetabek guna membahas kewajiban uji emisi kepada kendaraan bermotor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *