Oktober 7, 2022
Spread the love

GOA – Seorang pria paruh baya berinisial ADL (63), warga Desa Tang Palanga, Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan, dibawa ke RS Sheikh Yusuf.

Dia adalah Rabu (18/5/2022), anak keenam dari korban penusukan oleh seorang putra berinisial UU (22).

Tersangka berinisial UD (22), merupakan anak keenam korban. rekomendasi slot gacor

Anak ketiga korban, Rostina, 30, menjelaskan keadaan kecelakaan itu.

Awalnya, korban menuduh anaknya menerima uang Rp 200.000.

“Saya bertanya apakah dia punya uang 200.000 rupee,” katanya saat ditemui di ruang gawat darurat rumah sakit Syekh Yusuf di Goa.

Korban juga dikabarkan telah memberikan nasehat kepada anaknya, namun UD belum menjawab pertanyaan ayahnya.

Karena emosi ADL mempengaruhi UD.

UD tidak terima meski ingin melawan.

Rustina melihat hal tersebut dan langsung turun tangan dan mengusir UD.

Rustin yang tidak bisa melihat UD langsung mengambil pisau dan menikam korban.

Akibatnya, korban ditikam di bagian perut.

UD langsung kabur setelah ditikam.

AKP Hassan Fadliya, Plt Direktur Humas Polres Goa, mengatakan keberadaan para pelaku masih belum diketahui.

Pasalnya, setelah menikam korban, pelaku langsung kabur.

Namun, belum diketahui apakah keluarga korban menanggapi pemberitahuan tersebut.

“Sejauh ini belum ada yang ditangkap karena keluarga korban belum melaporkannya,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di -Timur.com dengan Judul Gegara Uang Rp.200 A, Taeng Gowa Muda Tusuk Ayahnya, Kronologis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.