Oktober 5, 2022
Spread the love

Pelatih Indonesia Shin Tae-young membeberkan rahasia usai mengalahkan Nepal di kualifikasi Piala Asia AFC 2023.

Timnas Indonesia bermain sengit melawan Nepal pada final penyisihan grup pertama yang digelar di Stadion Internasional Jaber al-Ahmad, Rabu dini hari (15/6/2022). Tim Indonesia menang 7-0.

Indonesia mencetak dua gol di babak pertama melalui Dimas Draghad (6 inning) dan Witan Suleiman (43 inning). Sementara itu, di babak kedua, Timnas Indonesia mencetak lima gol sekaligus. Gol-gol tersebut dicetak oleh Fakhruddin Arianto (54), Sedil Ramadan (55), Elkan Bagot (80), Witan Suleiman (81), dan Marcelino Ferdinand (90). line togel

Dengan kemenangan besar ini, Tim Indonesia menempati posisi kedua Grup A dengan enam poin.

Shin Tae-young menjelaskan rahasia kemampuan Indonesia tampil baik di kualifikasi Piala Asia AFC 2023.

Dan taktik Korea mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Kuwait di babak penyisihan grup pertama adalah yang paling penting, dan mereka mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum kualifikasi dimulai.

Usai pertandingan, Shin Tae-young berkata, “Sebelum datang ke Kuwait, saya punya rencana 2 kali menang dan 1 kali seri. Kami menargetkan seri dengan Jordan. Rencananya besar.”

“Saya tahu Anda memiliki pekerjaan penting yang harus dilakukan. Pertandingan pertama melawan Kuwait berjalan dengan baik. Saya pikir para pemain melakukan segalanya dengan sangat lancar di lapangan,” tambahnya.

Shin Tae-young akhirnya mematahkan penantian 16 tahun penggemar sepak bola Indonesia. Ini adalah kesuksesan pertama sejak 2007.

Saat itu, Indonesia menjadi co-host bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Tentu saja, pencapaian Shin Tae-young tahun ini bahkan lebih baik karena ia tidak menapaki jalan seorang pembawa acara. Selain itu, tim saat ini didominasi oleh pemain muda.

Di Piala Asia 2007, Indonesia hanya meraih 1 kemenangan dan 2 kekalahan dengan dukungan Budhi Sudarsono. Rinciannya, mereka menang 2-1 melawan Bahrain, kalah 2-1 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Korea.

Alhasil, tim yang dipimpin manajer Bulgaria Ivan Kolev tersingkir dari babak penyisihan grup.

Prestasi serentak Indonesia di Piala Asia AFC 2023 membawa janji Shin Tae-young membuahkan hasil.

Shin telah berjanji Indonesia akan lebih baik setelah pertandingan mengecewakan melawan Bangladesh dalam pertandingan persahabatan yang disebut FIFA Match Day sebelumnya.

Tidak ada gol yang tercipta dalam pertandingan yang digelar di Stadion Jalak Harupat Bandung, Rabu (02/01-06) itu saat tim Garuda berjuang menembus peringkat 188 Bangladesh.

Diragukan apakah Mark Clark dan rekan satu timnya bisa lolos ke kualifikasi Piala Asia. Selain itu, pesaing yang mereka hadapi memiliki peringkat FIFA yang lebih baik. Hanya Yordania (91), Kuwait (146) dan Nepal (168) yang menjadi milik Indonesia (160).

Shin Tae-young membujuk penonton Indonesia sebelum berangkat ke Kuwait. Dia menekankan bahwa Tamania akan bermain seperti Bangladesh lagi dan itu akan lebih baik.

“Tim akan semakin kuat, ditambah akan ada Iggy (Iggy Maulana Ed), Ricky (Ricky Kambuwaya Ed) dan Witan (Witan Solomon Ed), kata Shane usai melawan Bangladesh di Stadion Sea Starling Haropat.

Indonesia adalah satu dari empat negara Asia Tenggara yang lolos ke putaran final Piala Asia 2023, dengan Vietnam, Thailand, dan Malaysia menjadi tiga.

Mereka mengalahkan Nepal 7-0 dan menempatkan Indonesia di 5 besar grup. Tim Tae-Young Shin mengalahkan Kuwait 3-0 di final dan memimpin Grup A dengan 9 poin, bersama Jordan dengan 9 poin.

Timnas Malaysia mengalahkan Bangladesh 4-1 pada laga terakhir Grup E untuk lolos ke final Piala Asia 2023. Dia finis pertama di grup bersama tim nasional Bahrain.

Sementara itu, Thailand melaju ke final dengan mengalahkan Maladewa 3-0 dan Sri Lanka 2-0 di laga Grup C 2.

Sementara itu, Vietnam menjadi tim pertama di Asia Tenggara yang lolos ke putaran final Piala Asia AFC 2023, dan menempati posisi 5 besar Kualifikasi Asia Piala Dunia 2022, kualifikasi kedua Piala Asia AFC 2023. mereka berhak

Piala Asia AFC 2023 semula dijadwalkan digelar di China. Namun, China telah memilih untuk mundur karena pandemi COVID-19. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberi negara lain status tuan rumah dengan syarat mencapai final.

Indonesia juga merupakan salah satu negara yang menjadi tuan rumah Asian Football Federation (AFC). PSSI mengaku pada awal Juni masih mempertimbangkan usulan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Saat itu, Indonesia tidak lolos ke final Piala Asia 2023.

Dikatakannya, “Kami sedang dalam proses komunikasi dengan AFC karena hampir bertepatan dengan Piala Dunia U-20 2023. Masih diperlukan peninjauan karena Piala Asia AFC 2023 sudah dimulai menjelang Piala Dunia U-23 2023.” dikatakan. Sekjen PSSI Yunus Nassay.

Dari segi infrastruktur, Indonesia memiliki banyak stadion untuk menjadi tuan rumah Piala Asia AFC 2023, namun ada juga Piala Dunia U-20 yang perlu diperhatikan secara teknis. Karena itu, PSSI belum mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.