Oktober 5, 2022
Spread the love

Sakit maag pada anak paling sering terjadi pada usia 4 tahun. Sakit maag adalah kondisi nyeri pada dinding lambung (ulkus peptikum). Apa penyebab dan gejala sakit maag pada anak?

Baca juga

Priyanka Chugh, MD, Dr dan penulis American Journal of Gastroenterology, Rabu (25/5) menjelaskan bahwa infeksi H. pylori adalah penyebab utama sakit maag pada anak-anak.  slot online

Selain infeksi bakteri, penyebab sakit maag pada anak dipengaruhi oleh kebiasaan mengonsumsi obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID), genetika, obesitas, trauma, dan GERD.

Sakit maag pada anak bisa dirasakan saat perut kosong. Namun, jika Anda merasa mulas setelah makan, itu bisa menjadi tanda bahwa sakit maag telah berkembang menjadi usus kecil atau ulkus duodenum.

“Maag biasanya menimbulkan rasa sakit setelah makan, sedangkan sakit maag duodenum biasanya terjadi dua hingga tiga jam kemudian,” jelasnya.

Berikut Liputan6.com rabu (2022-25-25) mengulas secara detail penyebab persalinan, gejala persalinan dan cara penanganannya.

Memahami penyebab sakit maag pada anak bukan karena keluhan yang sangat umum: jajanan tengah malam panas dan asam. Sakit maag pada anak disebabkan oleh bakteri H. pylori yang disebabkan oleh kebersihan makanan dan minuman yang buruk pada anak.

Dokter. Chugh menjelaskan bahwa bakteri H. pylori yang menyebabkan sakit maag pada anak-anak seperti tutup botol.

Studi menunjukkan bahwa lebih dari 30% dari orang-orang ini akan mengalami gejala sakit maag, termasuk pada anak-anak normal. Selain bakteri, penyebab sakit maag pada anak-anak dijelaskan oleh fakta bahwa mereka dipengaruhi oleh:

1. Penyebab tukak lambung pada anak adalah konsumsi obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID). Penggunaan berlebihan, dimulai dengan aspirin atau ibuprofen, dapat menyebabkan pendarahan lambung dan bisul.

2. Penyebab sakit maag pada anak bersifat turun temurun. Sekitar 20% anak-anak dengan sakit maag memiliki riwayat keluarga.

3. Sakit maag pada anak disebabkan oleh peristiwa yang sangat menegangkan (seperti trauma besar dalam hidup, cedera, infeksi, atau pembedahan) yang dapat menyebabkan gejala serius dalam 3-6 hari.

4. Sakit maag pada anak disebabkan oleh obesitas, yang dapat meningkatkan infeksi saluran cerna dan menyebabkan perubahan pada bakteri usus normal.

5. Sakit maag pada anak disebabkan oleh penyakit gastroesophageal reflux (GERD), dan refluks asam kronis dapat menyebabkan sakit maag pada kasus yang parah.

Selanjutnya, kita bahas stres, kecemasan, dan makanan pedas yang bisa memperparah sakit maag yang ada tanpa menyebabkannya secara umum.

Penyebab sakit maag yang jarang terjadi pada anak adalah gangguan hipersekresi yang menyebabkan asam lambung berlebih. Misalnya:

– cystic fibrosis,

-leukimia basal,

– Sindrom Zollinger-Ellison

Tumor endokrin multipel.

Demikian juga penyebab sakit maag pada anak dapat dipengaruhi oleh kondisi apapun yang meningkatkan tekanan di dalam tengkorak (skull pressure). Hal ini karena dapat menyebabkan kelebihan produksi asam lambung, yang dapat menyebabkan apa yang dikenal sebagai ulkus Cushing.

Nah, dalam kasus yang jarang terjadi, tukak lambung yang dijelaskan bisa menjadi tanda kanker darah yang dikenal sebagai limfoma.

Anak-anak dengan keasaman tinggi tidak boleh diremehkan dan gejalanya harus dikenali sejak dini. Dokter. Chugh mengatakan sakit maag akut pada anak-anak akan menyerang usus kecil yang disebut ulkus duodenum.

Masih dikeluarkan dari sumber yang sama, dan berikut gejala sakit maag pada anak:

1. Gejala sakit maag pada anak adalah sakit maag ringan atau nyeri yang menggerogoti perut.

2. Gejala sakit maag pada anak adalah timbul gas dan kembung.

3. Gejala sakit maag pada anak adalah timbul mual atau muntah.

4. gejala sakit maag pada anak adalah timbul kehilangan selera makan.

5. Gejala sakit maag pada anak adalah timbul kelelahan.

Gejala sakit maag pada anak akan sangat terasa saat perut kosong. Akan tetapi, ketika gejala sakit maag bisa dirasakan setelah makan, ini bisa menjadi tanda sakit maag sudah berkembang ke usus kecil atau tukak duodenum.

“Tukak lambung biasanya akan menimbulkan rasa sakit segera setelah makanan dimakan, sedankan rasa sakit akibat tukak duodenum biasanya akan berkembang dua atau tiga jam kemudian,” dijelaskan.

Sakit maag pada anak-anak dapat dianggap parah jika rasa sakitnya tajam dan spesifik daripada tumpul dan menyakitkan. Ini mungkin merupakan tanda bahwa maag berdarah, kemudian sering disertai dengan tinja berdarah atau encer, muntah berdarah, atau partikel yang terlihat seperti bubuk kopi.

Gejala sakit maag pada anak yang membutuhkan perhatian medis serius segera meliputi:

– Panas,

– Membekukan

– Muntah dan

– Kesulitan menelan.

Komplikasi tukak lambung pada anak antara lain risiko malnutrisi, perforasi lambung dan obstruksi usus akibat duodenitis. Baik oklusi dan perforasi adalah keadaan darurat medis yang memerlukan perhatian segera.

Pengobatan sakit maag pada anak harus disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala yang mereka rasakan. Jika masih ringan, ajari anak Anda untuk memulai kebiasaan makan yang sehat seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum melakukannya.

Kemudian hindari faktor risiko sakit maag pada anak. Selalu mencari nasihat dari dokter Anda atau profesional kesehatan lainnya yang memahami asupan obat Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.