Oktober 7, 2022
Spread the love

Perbedaan antara berjalan dan berlari adalah kecepatan. Selain kecepatan, ada beberapa perbedaan antara berjalan dan berlari yang perlu Anda pahami. Jalan kaki dan lari adalah olahraga sederhana yang bisa dilakukan di mana saja, kapan saja.

Berjalan dan berlari memiliki arti yang sama. Artinya, tubuh bergerak dari satu posisi ke posisi lain dengan gerakan bergantian. Namun, perbedaan paling jelas yang dapat dikenali tentu saja adalah kecepatan.

Baca juga slot gacor malam ini

Perbedaan antara berjalan dan berlari adalah kecepatan. Keterampilan, manfaat, dan risiko cedera juga berbeda antara kedua jenis olahraga ini. Tergantung pada kondisi fisik dan kesehatan Anda, Anda dapat memilih jalan kaki dan lari sebagai olahraga rutin.

Berikut rangkuman Liputan6.com Selasa (24 Mei 2022) dari berbagai sumber tentang perbedaan jalan kaki dan lari.

Hanya dengan melihat, Anda mungkin telah memperhatikan bahwa salah satu perbedaan antara berjalan dan berlari adalah kecepatan. Perbedaan ini tentu mengejutkan dan mudah dikenali. Jelas berjalan lebih lambat daripada berlari. Jalan menggunakan kecepatan konstan dan sangat lambat sehingga transportasi membutuhkan waktu lama. Ini berbeda dengan lari, yang menggunakan kecepatan non-konstan untuk mempercepat perpindahan.

Tergantung pada kecepatan, berjalan dan berlari sangat bervariasi. Ini karena kecepatan jalan rata-rata hanya 5 km/jam. Bahkan jika Anda berjalan cepat, Anda biasanya hanya dapat berlari hingga 8 km/jam. Ini berbeda dengan berlari. Lari dua kali lebih cepat dari berjalan. Balapan tercepat mencapai 44 km/jam yang diraih Usain Bolt. Jadi perbedaan antara berjalan dan berlari adalah kecepatan.

Perbedaan antara berjalan dan berlari terletak pada kelebihannya. Padahal, manfaat jalan kaki dan lari tidak jauh berbeda. Kedua jenis olahraga tersebut baik untuk kesehatan dan cocok untuk berjalan atau berlari, tergantung kondisi orang yang melakukannya nanti. Namun, berlari memberikan manfaat kesehatan yang lebih efisien daripada berjalan. Penelitian telah menunjukkan bahwa berlari 5 menit sehari sama baiknya dengan berjalan 15 menit sehari.

Seperti dilansir Liputan6.com dari KlikDokter, manfaat jalan kaki antara lain menurunkan berat badan, meningkatkan kualitas tidur, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, menjaga kesehatan sendi, mengurangi stres, memperbaiki mood, meningkatkan energi, dan melindungi kesehatan mata.

Di sisi lain, manfaat lari termasuk penurunan berat badan betis melalui lari jarak jauh, penurunan berat badan, peningkatan kualitas otak, pencegahan penyakit kardiovaskular, peningkatan fungsi organ, pengurangan depresi, peningkatan kualitas tidur, pengurangan kecemasan, dan banyak lagi. Jadi perbedaan antara berjalan dan berlari terletak pada kelebihannya.

Perbedaan antara berjalan dan berlari dapat dilihat dari segi risiko cedera, yang sebenarnya cukup jelas. Berlari lebih rentan terhadap cedera daripada berjalan. Studi menunjukkan bahwa pelari memiliki tingkat cedera yang lebih tinggi daripada pejalan kaki. Cedera yang terkait dengan lari termasuk sindrom stres tibialis (tendonitis). Lebih dari setengah pelari mengalami cedera ini, tetapi hanya 1% pejalan kaki yang terluka.

Tapi menariknya, Anda bisa banyak berjalan tanpa berhenti tanpa meningkatkan risiko cedera. Berlari 5 hingga 10 menit sehari dengan kecepatan sekitar 9,6 km/jam dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular (penyakit jantung) dan penyebab lainnya. Jadi perbedaan antara berjalan dan berlari adalah risiko cedera Anda.

Perbedaan antara berjalan dan berlari adalah pada teknik. Misalnya saat berjalan, tentunya selalu menyentuh tanah dengan kaki. Di sisi lain, saat berlari, Anda terkadang bisa menginjak kaki, melayang sebentar, lalu jatuh lagi dan melompat ke tanah atau ke tanah.

Bisa juga dilihat dengan gerakan anggota tubuh lainnya. Saat berjalan, gunakan hanya kaki Anda dan jangan gerakkan tubuh Anda. Tetapi ketika Anda berlari, seluruh tubuh Anda bergerak. Perbedaan fokus antara berjalan dan berlari juga luar biasa. Saat berjalan, seluruh kaki digunakan sebagai penyangga. Saat berlari, fokusnya adalah pada ujung kaki depan.

Satu perbedaan antara berjalan dan berlari adalah lutut Anda tidak terlalu menekuk saat berjalan. Di sisi lain, saat berlari, lutut lebih lentur daripada saat berjalan, dan beban pada lutut lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.