Februari 3, 2023
Spread the love

Kinerja keuangan Pertamina yang positif juga dibuktikan dengan EBITDA sebesar $9,2 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya keuangan Pertamina dalam kondisi baik (AA) dan aman serta bertahan dari tantangan geopolitik yang mempengaruhi industri minyak, gas dan energi secara global.

Pada tahun 2021, produksi hulu migas akan meningkat dari 863.000 barel per hari setara minyak (MBOEPD) pada tahun 2022 menjadi 897 barel per hari pada tahun 2021, dengan kontribusi Pertamina lebih dari 60% di migas. Produksi. Nasional. slot asia

Operasi pemboran skala besar di Pertamina juga meningkatkan produksi Blok Rokan. Berbagai program efisiensi telah menghemat biaya sebesar US$1,4 miliar.

Tidak ada pemasukan tambahan karena BBM juga diproduksi tepat sasaran. Khusus Solar dan Avtur, mulai April 2019 Pertamina tidak lagi diimpor.

Pertamina juga telah menyelesaikan pembangunan dua kapal tanker yang sangat besar, VLCC Pertamina Pride dan Pertamina Prime, untuk digunakan di pasar global.

Sementara itu, Pertamina sedang membangun dan mengoperasikan 13 SPBU baru untuk meningkatkan keandalan pasokan BBM khusus di kawasan timur Indonesia.

Pertamina juga terus mengelola Proyek Strategis Nasional (PSN) antara lain RDMP Kilang Balikpapan (progres 47%) dan RDMP Kilang Balongan (progres 68,5%).

Kemudian Cilacap Green Refinery, Tuban GRR Refinery dan proyek prioritas lainnya untuk memajukan bisnis petrokimia Pertamina seperti Polyprohylene Balongan, Aromatic TPPI Refurbishment dan Olefin TPPI.

Digitalisasi terintegrasi mulai dari eksplorasi dan produksi hingga ke hilir menjadi salah satu kunci keberhasilan Pertamina dalam mengendalikan produksi dan distribusi BBM serta meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Seluruh kegiatan operasional dapat dipantau secara online dan real time melalui pusat komando yang terintegrasi.

Penggunaan aplikasi MyPERTAMINA untuk pembayaran non tunai semakin berkembang dan kini telah mencapai lebih dari 22 juta pengguna.

Selain pengembangan energi baru 2021, produksi Biosolar B30, Kilang Cilacap telah berhasil memproduksi diesel terbarukan (100% biodiesel) dengan kapasitas 3.000 barel per hari.

Dalam hal Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG), Pertamina naik ke peringkat 15 di antara perusahaan energi global.

Pencapaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program dekarbonisasi yang terus digalakkan, seperti pemanfaatan gas buang sebagai sumber tenaga (flare gas recovery system) untuk mengganti bagian genset diesel, dan pemasangan PLTS di blok migas dan kilang minyak. , Blok Minyak, Gas dan Panas Bumi Hijau dan Program Langit Biru Pengembangan SPBU dan Hidrogen.

Nick mengatakan Pertamina telah mendorong industri lokal untuk mencapai TKDN sebesar 60% atau dua kali lipat dari target 2021 sebesar 30%.

Hingga 881 UMKM juga di-upgrade sepanjang tahun 2021 dengan bantuan Pertamina (Be Modern, Go Digital, Go Global).

Pertamina Group juga akan menyediakan 4.964 ton untuk memenuhi kebutuhan pasien terpapar COVID-19 di 539 rumah sakit di 14 wilayah di Jawa, Bali, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Babilonia dan Lampung. didistribusikan.

“Pada 2021, kami akan mengulang proyek PLB (Langit Biru) yang berhasil digalakkan di tingkat nasional dan pembangunan total 178.000 pipa gas,” katanya.

Nick mengatakan semua pencapaian ini tidak hanya membuat Pertamina cepat puas, tetapi juga memberinya energi yang lebih baik dan memotivasi dirinya untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara Indonesia.

Nick menyimpulkan: “Pencapaian luar biasa Pertamina di tahun 2021 ini jelas tidak lepas dari dukungan pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya serta upaya seluruh insan Pertamina.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *