November 30, 2022
Spread the love

TOKYO – Idemitsu Kosan, kilang minyak mentah terbesar di Jepang, mengumumkan penutupan kilangnya di Prefektur Yamaguchi pada Selasa (14/6/2022).

Idemitsu telah merencanakan penutupan di Idemitsu mulai akhir Maret 2024, karena perusahaan minyak tersebut tidak mampu bersaing dengan persaingan di industri otomotif, terutama dalam efisiensi bahan bakar dan daya, karena adopsi kendaraan listrik Jepang yang terus meningkat telah memperlambatnya. bocoran situs slot gacor

Akibatnya, Idemitsu merugi karena berkurangnya permintaan produksi dan ambruknya penjualan perusahaan. Meskipun persaingan ketat, Kilang Idemitsu harus berjuang untuk bertahan dari permintaan yang ketat untuk baterai kendaraan listrik dari banyak produsen mobil.

“Perusahaan telah menyimpulkan bahwa permintaan bensin akan terus menurun seiring popularitas kendaraan listrik,” kata Idemitsu dalam sebuah pernyataan.

Menurut sebuah laporan oleh Nikkei Asia, Idemitsu Kosan adalah grosir minyak terbesar kedua di Jepang, memproduksi 120.000 barel per hari. Idemitsu juga mengakuisisi Yamaguchi, yang memiliki 38% saham pengendali, dan kilang domestik lainnya seperti UBE dan Chugoku Electric Power dengan alasan murni untuk meningkatkan produksi minyak.

Namun, produksi di kilang Idemitsu Kosan telah menurun tajam setelah meningkatnya permintaan kendaraan listrik di Jepang. Kapasitas pengolahan minyak mentah kilang tersebut mengalami penurunan sebesar 35% menjadi 3.457.800 barel per hari, menurut data yang dikumpulkan oleh Japan Petroleum Association sepanjang tahun 2021. Penurunan ini merupakan yang tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

Japan Petroleum Association mengatakan, “kilang minyak Jepang sudah ketinggalan zaman, kecil, dan tidak kompetitif dalam ekspor dibandingkan dengan negara tetangga seperti Korea.”

Tidak hanya itu, keterpurukan Idemitsu meningkat sebesar 38%, dengan penjualan bahan bakar yang dapat digunakan pada tahun 2021 sebelum itu. Kerugian ini memaksa Idemitsu untuk menutup kilang.

Meskipun kilang ditutup, Idemitsu dikatakan sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan bisnisnya ke pengembang produk terbarukan untuk produk hidrogen-ke-amonia.

Ia juga mengumumkan akan mempertahankan 400 karyawan dengan memindahkannya ke cabang Idemitsu lain yang masih beroperasi.

Mengikuti Idemitsu, perusahaan minyak Eneos Holdings juga dilaporkan berencana untuk menutup kilang minyak Osaka dan mengurangi kapasitas produksi di kilang minyak Yokohama Negishi.

Kendaraan listrik memberikan mobilitas yang ramah lingkungan, namun kehadiran kendaraan tersebut telah mengganggu sektor bahan bakar sehingga menyebabkan banyak kilang yang tutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *