Oktober 5, 2022
Spread the love

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Diane Hirdiansyah

Sukabumi – Rumah kos Pasar di belakang Kabupaten Sukabumi, kawasan Sipadak, Desa Karangtinga, kawasan Berom Gya Pratama pecah pada Sabtu malam (21/5/2022) malam.

Satpol PP, TNI, dan Puli menggerebek sebuah rumah kos setelah mendapat aduan dari masyarakat tentang maraknya aktivitas pria tak dikenal masuk dan keluar rumah.

Komisaris Kelurahan Cipadak Listo mengatakan, petugas gabungan langsung melakukan operasi penyakit masyarakat setelah masyarakat mengadu dan menemukan 11 laki-laki dan beberapa perempuan.

Dan dia menjawab, “Ya, karena banyak orang dan laki-laki yang masuk ke dalam yang tidak diketahui, selain menerapkan mika di lokasi kamar tidur yang dicurigai prostitusi,” Al-Minggu (22//). Mei 2022).

Dari hasil penelusuran lapangan, pihaknya menemukan pasangan suami istri yang mengaku sudah menikah.

Namun berbeda ketika melihat dokumen pekerjaan, khususnya di KTP.

Namun, satu dari sembilan orang berinisial VI (22) diamankan di sebuah rumah kos.

Dari hasil penyelidikan TF, mereka mengaku telah melakukan prostitusi melalui aplikasi Mechat sebagai bukti dari beberapa percakapan di akun aplikasi mereka.

Kesepakatan seks ini dilakukan oleh beberapa penghuni asrama dengan menggunakan istilah Open BO melalui aplikasi MiChat. slot gacor olympus hari ini

Pihaknya, yang menggembar-gemborkan kejadian serupa, mengakui sembilan pria dan wanita yang diamankan petugas gabungan hanya akan dihukum dengan pelatihan.

Namun, jika tertangkap lagi melakukan tindakan keji, Kepala Staf Gabungan akan menghadapi hukuman berat berupa rehabilitasi panti sosial.

Artikel ini tayang di TribunJabar.id dengan judul Alat Penggerebekan Rumah Pedalaman Sipadak Sukabumi, Aktivitas PSK, dan Warga yang Diduga Pengupas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.