Oktober 5, 2022
Spread the love

Tim SAR yang dipimpin Polsek Maritim Bern terus melakukan pencarian terhadap putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Imril Khan Mumtaz yang hilang di Sungai Aare di Bern, Swiss. Pada pencarian hari keempat, tim SAR akan fokus mencari di dua gerbang terdekat.

Menurut siaran pers yang dirilis KBRI Bern, tim SAR belum menemukan keberadaan Erel bernama Emril pada Sabtu, 28 Mei 2022, hari ketiga pencarian. Polisi setempat berencana menggeledah dua pintu air menggunakan perahu dan sensor yang bisa mendeteksi kedalaman 3 meter. slot online

Rencana pencarian besok akan fokus pada area antara dua pintu air yang paling dekat dengan situs tempat Tuan Earl terakhir terlihat: Schuylenmaitelli dan Enghaldi. cocok,” kata Liputan6.com dalam siaran pers dari KBRI Bern, Minggu (29/5/2022).

KBRI Bern menambahkan: “Metode penelitian besok akan menggunakan perahu dan sensor yang mampu mendeteksi kedalaman 3 meter.”

Sedangkan pada pencarian hari ketiga, tim SAR menerjunkan tim penyelam ke titik yang mudah dijangkau di sepanjang Sungai Aar. Tim pencarian dan penyelamatan sekali lagi menerbangkan drone pengintai ketinggian rendah di sepanjang tepi sungai.

Menurut informasi yang diperoleh dari KBRI Bern, “pada hari ketiga, upaya pencarian di berbagai titik yang dinilai penting di kawasan Argang semakin diperkuat”.

Orang tua Ariel, Radwan Kamel dan Atalia, bertemu dengan Komisaris Swiss Coast Guard Urs Kahler dan Komisaris Polisi Daerah Thomas Muller pada Sabtu, 28 Mei 2022. jauh.

Seperti diketahui, Ibnu Radwan Carmel tersesat saat berenang di Sungai Aare di Swiss. Earl berada di Swiss untuk Beasiswa Magister.

Sejauh ini, KBRI Bern, Swiss terus melakukan pencarian anak hilang Radwan Camel dengan melibatkan berbagai pejabat antara lain polisi sungai, polisi medis, dan petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliman Hadad, mengatakan setidaknya 15 hingga 20 kecelakaan serupa terjadi setiap tahun di tengah Sungai Aare yang indah.

Dubes Mulliman mengatakan “Kemarin, ketika saya bertanya kepada polisi dan tim SAR, mereka mendengar bahwa 15 hingga 20 kecelakaan serupa terjadi setiap tahun. Mengapa begitu banyak orang bermain air di sini?” .

Dia menambahkan, sudah banyak rambu peringatan di sungai tersebut. Pengunjung juga dapat memeriksa situs web pengelola aliran lokal untuk mengetahui suhu air saat ini untuk aliran terkonsentrasi yang diharapkan.

Dubes Mulliman mengatakan: “Rata-rata pasang surut 180-230 meter kubik per detik dan selalu dilaporkan oleh pemerintah setempat. Pengunjung sudah menyampaikan bahwa mereka memiliki akses ke banyak informasi. Biasanya orang langsung merujuk ke sumber informasi ini sebelum berenang . Benar,” kata Dubes Mulliman.

Dengan panjang 288 km, Swiss Aare adalah sungai terpanjang yang mengalir melalui Swiss. Sepanjang jalan, ia bertemu banyak desa dan desa dan mengembara melalui pemandangan yang indah.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Moliman Hadad, mengatakan pencarian orang hilang dilakukan di jeram Sungai Aare di Bern, Swiss, dan tidak ada batasan waktu.

Hal ini juga berlaku untuk pencarian yang lebih dikenal sebagai Imril Khan Mumtaz atau Iril, putra Rizwan Kamil. Putra sulung Gubernur Jawa Barat itu hilang di sungai dan tidak ditemukan setelah berenang di Sungai Aar, Kamis (26 Mei 2022).

Dalam konferensi pers online, Sabtu, Mulliman mengatakan “tidak ada waktu yang ditentukan untuk menghentikan pencarian, sehingga ketika bertemu dengan Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAAR), mereka melakukan apa yang mereka lakukan (mencari korban)” (2022-05- 28).

Mulliman menambahkan, kajian akan terus dilakukan setiap hari. Ini diyakini sebagai upaya terbesar dari otoritas Swiss.

“Pencarian akan terus dilakukan setiap hari dan akan menjadi bagian integral dari upaya pencarian dan penyelamatan,” kata Mulliman.

Mulliman membenarkan, pencarian Ariel dilakukan sejak tim SAR menerima laporan pertama pada Kamis, 26 Mei 2022, hari kecelakaan. Tidak ada hasil yang ditemukan setelah 1 x 24 jam, tetapi pencarian dilakukan. Itu berlanjut hari ini dan seterusnya.

Mollemann juga menjelaskan bahwa pencarian orang hilang akibat erosi yang cepat dari Sungai Aare pada umumnya dapat ditemukan di Swiss. Namun, waktunya tergantung situasi dan kondisi cuaca.

“Berdasarkan pengalaman bertahun-tahun oleh tim pencarian dan penyelamatan (SAR), sebagian besar ditemukan setelah tiga hari pertama, tetapi 99,99% kasus ditemukan dalam tiga minggu,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Praratya berharap putra mereka, Imril Khan Mumtaz, segera ditemukan dengan selamat. Ariel, panggilan Emrill, mengalami kecelakaan pada Kamis, 26 Mei 2022 di Bern, Swiss.

Radwan Kamel berkata, “Mohon doakan agar putra kami Emril Khan Mumtaz dapat segera ditemukan dan dalam keadaan sehat dan aman. Tim SAR Swiss masih dalam pencarian. Terima kasih atas minat dan dukungan doa Anda.” Pesan tersebut diterima Liputan6.com pada Sabtu (28/5/2022).

Rizwan Kamil juga mengatakan, perwakilan keluarga dan Dirut Setda Provinsi Jabar bisa dihubungi untuk mengetahui perkembangan pencarian anaknya.

Sementara itu, Ahmet Tewfikurachman, kepala bahan dan komunikasi di Adpim Jawa Barat, mengatakan Jumat malam kedutaan Indonesia di Bern dan polisi Swiss telah memperluas pencarian mereka untuk Emmeril Kahn Mumtadz.

KBRI Bern terus bekerja sama dengan polisi Swiss, saluran darurat dan rumah sakit Bern terdekat untuk menemukan putra sulung Radwan Camel.

Polisi Bern juga mengerahkan tim SAR yang terdiri dari polisi sungai, ambulans, dan petugas pemadam kebakaran Bern untuk mencari area di sepanjang sungai Ar.

Polisi Bern juga mengatakan pencarian mengalami kesulitan menemukan Ariel karena kondisi air yang keruh dan kondisi Sungai Ar saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.